Tri Yulianto / Radar Jogja
BELUM PASTI: Persiapan PSS sebelum menghadapi Persiba dalam Derbi DIJ Jilid II tetap maksimal, di tengah Tactician PSS Seto Nurdiyantoro menungu kepastian pertandingan
SLEMAN–Kepastian dari panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persiba Bantul soal Derby DIJ Jilid II akan berlangsung pada 31 Jui mendatang, seakan kembali surut. Kubu PSS Sleman hingga kemarin sore mengaku belum menerima kepastian jadwal pertandingan lanjutan ISC Seri B 2016 Grup 5, melawan Laskar Sultan Agung. Bahkan Tactician Green Squad Seto Nurdiyantoro hanya bisa mengira-ngira dan menunggu kepastian dari pihak manajemen.

“Jadwal main yang tahu manajemen. Hingga kini, manajemen juga belum mendapatkan kepastian dari panitia pelaksana Bantul. Bisa jadi tanggal 31 atau justru mundur,” katanya usai memimpin latihan kemarin (31/7) sore.

Di tengah ketidakpastian jadwal, Seto tetap mempersiapkan tim dengan melakoni uji coba di Lapangan Ploso Kuning, Minomartani, Condongcatur. Tidak tanggung-tanggung, Green Squad berhadapan dengan dua tim lokal sekaligus. Yaitu Tunas Ngaglik (Panca) di babak pertama dan PS Minomartani di babak kedua.

Laga uji coba ini dimanfaatkan Seto untuk menambah jam terbang pemain-pemain yang selama ini kurang mendapatkan kesempatan bermain di ISC. Pemilihan pemain sendiri dilakukan dengan cara cukup unik. Yaitu berdasarkan pemain yang sudah menikah dimainkan pada babak pertama dan mereka yang belum menikah pada babak selanjutnya.

“Tidak ada alasan khusus terkait pemilihan pemain. Kebetulan di posisi tertentu ada pemain yang sudah menikah dan belum. Kami putuskan seperti itu,” tuturnya.

Dua tim lokal tersebut merasakan ganasnya serangan Green Squad. Tunas Ngaglik dan PS Minomartani harus rela gawangnya dibobol masing-masing delapan gol. Total skor yang diperoleh PSS pada uji coba kemarin adalah 16 gol.

Mudah Yulianto menjadi penyumbang gol terbanyak dengan empat gol. Kemudian Anang Hadi, Candra Luckmana dan Riski Novriansyah masing-masing mencetak dua gol. Sedangkan Dani, Jodhi, Wahyu Sukarta, Dicky, Tri Handoko, dan Tulus Saptianto masing-masing satu gol.

Melawan Persiba, pelatih berlisensi B AFC tersebut menargetkan bisa membawa pulang minimal satu poin di kandang Persiba. Tetapi agar cita-cita masuk 16 besar bisa dicapai, Seto akan meminta anak asuhnya untuk tetap meraih hasil maksimal pada laga tersebut.

“Target main tandang satu poin. Tapi kami akan berusaha untuk meraih tiga poin di kandang lawan,” tandasnya. (cr4/dem)