MAGELANG – Di hadapan 171 Prajurit Karir (PK) 2016 yang telah menyelesaikan pendidikan, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo minta mereka siap menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang kompleks, bersikap responsif, dan peka. Mereka juga diminta senantiasa meningkatkan kualitas kinerja secara profesional, proporsional, dan prosedural.

selain itu, Gatot Nurmantyo juga mewajibkan para prajurit selalu menjunjung tinggi ketentuan perundang-undangan, sumpah prajurit, sapta marga dan delapan wajib TNI, serta hak asasi manusia (HAM). Untuk menjadikan TNI yang kuat, hebat, professional, dan siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

“Maka pelihara dan tingkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta hindari ego sektoral, tingkatkan jiwa korsa, soliditas, serta solidaritas TNI,” kata Gatot saat menyampaikan amanat dalam Upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pertama Perwira PK TNI TA 2016 di Lapangan Sapta Marga, Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Rabu (27/7).

Lebih lanjut Gatot mengatakan, selaku Panglima TNI dan pribadi, ia mengucapkan selamat pada para perwira yang telah menyelesaikan pendidikan pertama perwira prajurit karir dengan baik dan lancar.

“Prasetia Perwira yang diikrarkan pada upacara hari ini merupakan komitmen awal para perwira sekalian untuk memasuki ruang pengabdian pada TNI, bangsa dan Negara yang harus dilakukan dengan sikap ksatria yang loyal penuh kepada NKRI,” tegasnya.

Gatot berpesan untuk penugasan yang diterima, agar dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan semangat tinggi sebagai proses pendewasaan diri. Selain itu, juga harus diikuti semangat pantang menyerah dan rela berkorban.

Jumlah Perwira PK TNI TA 2016 yang dilantik terdiri dari 79 orang dari Angkatan Darat (AD), 50 orang dari Angkan Laut (AL), dan 42 orang dari Angkatan Udara (AU). Dalam upacara tersebut dihadiri masing-masing kepala staf serta orangtua perwira PK.

Lulusan terbaik dari AD di sandang Mantra Darat Letda Muhammad Choirul Arifin, alumni dari NDA Jepang, terbaik Matra Laut yakni Letda Laut Firson Asis Wicaksono B Eng, alumni NDA Jepang, dan terbaik untuk Matra Udara adalah Letda Asep Solihin SPsi, alumni Unjani Cimahi. Mereka bertiga dilantik Panglima TNI. Untuk terbaik wanita diperoleh Letda dr Agatha Dinar, alumni Universitas Negeri Surakarta (UNS).

Letda Muhammad Choirul Arifin mengatakan, setelah lulus dari SMA Taruna Nusantara Magelang, ia memperoleh beasiswa di NDA Jepang dengan pendidikan selama 4 tahun di Jepang. Setelah kembali ke Indonesia masuk PK Akmil.

“Selama belajar di Jepang, diajarkan mengenai disiplin yang tinggi, menghargai waktu dan agar loyal pada atasan. Yang saya dapatkan itu lalu saya implementasikan juga saat jadi perwira PK ini,” katanya.(nia/hes)