MUNGKID – Kepolisian Resort Magelang mengumpulkan pegiat pos keamanan keliling (pos kamling) di lapangan Mapolres. Mereka diajak untuk ikut menangkal gerakan radikalisme yang mencuat beberapa bulan terakhir. Pertemuan dengan 150 pegiat pos kamling tersebut merupakan momen penting untuk meningkatkan peran aktif masyarakat.

“Apel ini merupakan momen yang penting untuk meningkatkan peran serta masyarakat. Tujuannya mencegah dan menangkal gangguan-gangguan kamtibmas. Ini sekaligus memfilter masuknya gerakan-gerakan radikalisme,” kata Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho Kamis (28/7).

Menurut Zaini, kegiatan ini sesuai program kapolri yg ke 8. Yaitu, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kabtibmas, penguatan pembinaan teknis polsus dan pengamanan swakarsa. Kapolres juga memberikan penekanan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan taat hukum.

Ia juga mengajak pegiat pos kamling membangun kemitraan dengan seluruh warga. Para pimpinan desanya, para tokoh formal maupun informal. “Terjalin hubungan yang baik dan memberi manfaat untuk desa, kecamatan, dan lainya,” jelasnya.

Setelah apel, dilanjutkan peragaan pelaksanaan giat jaga pos kamling. Perwakilan warga Dusun Semen, Purwosari, Tegalrejo memperagakan tentang pelaksanaan kamling yang terjadi pencurian. Warga bisa menangkap dan mengamankan pencurinya.(ady/hes)