HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
DUKUNGAN BUPATI: Tim ISC 2015-2016 dipimpin PIC ISC Jateng dan DIJ Roky Maghbal dari Jawa Pos Group saat audiensi dengan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, didampingi Sekretaris Kwarcab Mudopati P, Dinas Pendidikan Kulonprogo, dan Kabag Humas dan TI Ariadi kemarin (29/7).
KULONPROGO – Indonesia Scouts Challe-nge (ISC) 2015-2016 yang dirintis Kwarnas Pramuka dan Jawa Pos Group segera digelar di Kabupaten Kulonprogo. Kepastian ini terungkap dalam audiensi Tim ICS Jawa Pos bersama Bupati Hasto Wardoyo di Rumah Dinas Bupati, kemarin (29/7).

Bupati Hasto menyatakan, ISC merupa-kan kegiatan positif. Oleh karena itu dia berharap dalam waktu dekat Tim ISC segera komunikasi dengan mengundang kembali pihak-pihak terkait, khususnya peserta.

“Kegiatan positif, kalau bisa dilak-sanakan. Tidak usah banyak dipertimbang-kan,” ujarnya.

Sekretaris Kwarcab Pramuka Kulonrogo Mudopati P SSTP menambahkan, pekan depan kwartir ranting (Kwaran) akan kem-bali dikumpulkan untuk mendapatkan paparan hasil audiensi dengan bupati kali ini.

“Tim ISC juga saya harapkan kem-bali menyiapkan paparan teknisnya, se-perti dikatakan Pak Bupati target peserta minimal 50 sekolah,” imbuhnya.

Dijelaskan, kegiatan ini sebetulnya su-dah direncanakan jauh hari. Sebelum bulan puasa juga sudah dilakukan sosia-liasi bersama Kwaran dan ternyata ba-nyak yang antusias, bahkan banyak se-kolah yang terus menanyakan kapan pelaksanaannya.Awalnya Kwarcab hanya menilai sekolah-sekolah di wilayah perkotaan seperti Ke-camatan Wates dan Pengasih saja yang ikut.

Namun ternyata ada calon peserta dari Kecamatan Samigaluh dan kecematan lain sangat antusias ingin ikut. Tentu ke-sempatan akan diberi kepada siapa saja calon peserta. Pada sosialiasi sebelumnya Kwaran sudah diberikan modul dan mendapat kesempa-tan melihat dokumentasi kegiatan di kabu-paten lain yang sudah melaksanakan.

Nam-paknya mereka bisa mengukur dan melihat potensi, sehingga ingin ikut. Harapannya Kulonprogo bisa masuk provinsi, nasional, atau bahkan berangkat ke Amerika.PIC ISC Jateng dan DIJ Roky Maghbal dari Jawa Pos Group mengungkapkan, pada intinya ISC ini sifatnya sama sekali tidak memaksa. ISC memberikan kesem-patan mereka yang merasa memiliki ke-mampuan untuk berpartisipasi.

“ISC tetap diselenggarakan. Kami berha-rap ada wakil dari Kulonprogo untuk bisa berbicara di provinsi, nasional, atau bahkan ke Amerika. Jika ada potensi luar biasa dari Kulonprogo, semua itu sangat memung-kinkan,” ungkapnya. (tom/laz/ong)