OPTIMIS: Atlet sepatu roda DIJ saat akan mengikuti Kejuaraan Nasional Sepatu Roda Piala Ibu Negara belum lama ini.
JOGJA-Memasuki program pra-kompetisi, Tim Sepatu Roda DIJ sudah meloading persiapan hingga 75 persen menuju PON 2016. Diharapkan kemampuan skill dan teknik terus meningkat hingga 90 persen oleh masing-masing atlet, jelang pertandingan.

“Semoga semua atlet saat PON tiba dalam kondisi 100 persen untuk bertanding,” kata Pelatih Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Sepatu Roda DIJ Rudy Priambodo, kemarin (1/8).

Menurut Rudy, kesiapan tim sepatu roda DIJ mengalami peningkatan sejak puslatda digelar. Saat ini pun, tim sepatu roda terus berlatih intensif melalui program training camp (TC) yang sudah dilakukan sejak bulan Juni lalu. Salah satu momen yang dijadikan bahan evaluasi kesiapan tim yakni saat mengikuti Kejuaraan Nasional Sepatu Roda Piala Ibu Negara yang berlangsung pada 28-29 Juli kemarin.

Dari kejuaraan yang diikuti hampir semua Pengurus Daerah (Pengda) Perserosi kemarin, tim sepatu roda DIJ membawa hasil yang cukup memuaskan.

“Atlet-atlet kami relatif masih muda, kalau skill dan teknik 90 persen sudah mereka kuasai, tinggal 10 persen tergantung anak-anak nanti saat bertanding,” tuturnya.

Dikatakan, persiapan matang sudah dijalani, dengan tetap harus mewaspadai atlet-atlet unggulan dari tuan rumah Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Peta kekuatan juga bisa dilihat dari kasih kejuaraan kemarin, namun menurutnya tidak bisa seratus persen beepatokan pada hasil kejuaraan kemarin.

“Semoga kami bisa pulang bawa medali pada PON tahun ini,”ujarnya.

Tim sepatu roda DIJ sendiri belum berhasil membawa pulang medali pada PON Riau 2012 lalu. Selain atlet Puslatda DIJ, Pengda Perserosi DIJ mengirimkan total 38 atlet berangkat ke Kejuaraan Piala Ibu Negara tersebut. Atlet Puslatda DIJ yang berhasil membawa pulang medali emas dari kejuaraan tersebut antara lain Gabriel (6 km junior putra), Anggit (6 km junior putri), Chalila (1000 m KU D putri), Nadhila (1000 m KU junior putri), dan Ardhiano (1000 m senior putra). Kemudian Gabriel (300 m junior putra), Inggrit (300 m junior putri), Aradhana (300 m senior putri), M Damar (600 m KU D putra), Nadhila (600 m PTP junior putri), Bayu Ridho (500 m junior putra) dan lainnya.(dya/dem)