DUKUNG: Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat menandatangani kampanye Pendewasaan Usia Perkawinan di GOR Amongrogo, Rabu (3/8).
JOGJA – Kampanye program Pendewasaan Usia Perkawinan yang digagas Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIJ resmi ditabuh, Rabu (3/8). Acara tersebut diselenggarakan di GOR Amongrogo Jogja. Hadir pada acara tersebut Gubernur DIJ Hamengku Buwono X dan sejumlah pejabat daerah se-DIJ seperti Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.

Kepala BPPM J. RA Arida Oetami mengatakan, acara ini bertujuan untuk menyadarkan kepada masyarakat agar tidak menikah pada usia dini. Sebab, pasangan suami isteri yang menikah usia dini banyak yang belum dewasa sehingga mereka kerap bersilang pendapat dan berakhir perceraian. “Demi menghasilkan keluarga yang berkualitas, jangan menikah usia dini,” kata Arida.

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mendukung program Pendewasaan Usia Perkawinan yang digagas BPPM DIJ. Menurutnya, kampanye ini sangat bagus mengingat angka perceraian pasangan suami isteri usia muda tergolong tinggi. “Jika masalah ini dibiarkan maka masalah ini menimbulkan masalah sosial baru,” kata Halim. (ama/dem)