TANPA PALANG PINTU: Rombongan PT KAI DAOP VI DIJ meninjau perlintasan Ngulakan, Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap menggunakan lori memastikan perlintasan tanpa palang pintu itu ditutup, kemarin (3/8)
 

KULONPROGO-PT KAI menutup sejumlah perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu dan penjagaan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. Penutupan ini dengan alasan keamanan, karena rawan kecelakaan.

Salah satu perlintasan yang ditutup adalah yang berada di Ngulakan, Hargorejo, Kokap. Pada musim Lebaran lalu di lokasi ini terjadi kecelakaan dan mengakibatkan korban jiwa.

Kepala Humas PT KAI DAOP VI Eko Budiyanto menjelaskan, perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan penjagaan yang akan ditutup mulai dari wilayah Prambanan hingga Wojo yang masuk wilayah PT KAI DAOP VI. Nah, kemarin rombongan menyisir ke arah barat dan menutup sekitar empat titik perlintasan tidak resmi di sepanjang Wates Kulonprogo – Wojo Purworejo.

Di lokasi perlintasan Ngulakan, sejumlah pekerja juga sudah mulai memasang patok baja bekas rel kereta api. Patok-patok itu dipasang di dua sisi perlintasan dengan hanya menyisakan celah kecil di bagian tengah.

“Dengan penutupan ini praktis hanya sepeda motor atau pejalan kaki saja yang bisa melintas,” jelasnya.

Selain di Ngulakan, perlintasan tidak resmi yang juga ditutup yakni perlintasan Kaligondang dan Hargorejo, Kecamatan Kokap.

“Lainnya nanti menyusul. Setelah ditutup praktis mobil hanya bisa melalui underpass,” tambahnya. (tom/din)