MAGELANG – Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Tata Kota (DKPTK) Kota Magelang Arif Barata Sakti mengatakan, pembangunan Taman Gerbang Kerkhof Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang memakan anggaran Rp 80 juta. Namun, ia menegaskan, tidak menyentuh Gerbang Kerkhof.

Saat ini, sejumlah material bangunan sudah disiapkan untuk dijadikan fasilitas rekreasi. Targetnya, bangunan tersebut akan mulai dinikmati masyarakat pada November 2016.

“Pembangunan taman ini hanya di sekitar kawasan gerbang. Sedangkan Gerbang Kerkhof, sama sekali tidak disentuh,” ungkap Arif di kantornya, Rabu (3/8).

Rencana pembangunan taman merupakan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Terlebih warga setempat juga menginginkan adanya pemanfaatan di bantaran Kali Bening tersebut.

“Masyarakat mengusulkan biar di situ menjadi taman. Fasilitasnya nanti pot, tempat duduk, lampu, dan lainnya supaya bisa menjadi tempat rekreasi baru dan bisa buat selfie,” imbuhnya.

Selain taman, di area tersebut prasasti berkonten sejarah Gerbang Kerkhof juga akan dibangun. Tujuannya, memberi edukasi kepada masyarakat yang berkunjung ke taman tersebut.

“Jadi, tidak hanya rekreasi tapi juga bisa untuk pembelajaran karena akan ada prasasti berbahasa Indonesia tentang sejarah bangunan Gerbang Kerkhof,” katanya.

Arif menilai, potensi wisata heritage di kawasan Gerbang Kerkhof sangat bagus. Terlebih lokasinya yang berada di jalan protokol kota. Yaitu, Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Ikhlas di Magelang Selatan.

“Sebelum pembangunan kami juga menyempatkan mendiskusikan dengan Komunitas KTM. Tanggapan mereka sangat positif,” katanya.(nia/hes)