SETIAKY.A.KUSUMA
PARA KIPER: Syahrul Trisna Fadilah (nomor 21) saat berlatih bersama penjaga gawang PSS Sleman lainnya
SLEMAN – Perjuangan PSS Sleman menuju target 16 Besar ISC Seri B 2016 tereduksi. Sete-lah dua pemainnya, Danie Pra-tama dan Syahrul Trisna Fadilah dikabarkan mendaftar menjadi taruna TNI. Jika dua pemain ini lolos tes taruna, maka Green Squad tidak banyak pilihan pe-main di lini belakang.

Dikonfirmasi, Pelatih PSS Sle-man Seto Nurdiyantoro mem-benarkan hal tersebut. Menurut-nya kedua pemain yang berpo-sisi penjaga gawang dan pemain belakang itu telah memberita-hukan pendaftarannya kepada pelatih maupun manajemen.

“Iya memang ada dua pemain kami Danie dan Syahrul yang akan masuk taruna. Keduanya sudah meminta izin kepada kita sebelumnya,” katanya ke-marin (3/8).

Seto mengaku ia tidak bisa menghalangi niat kedua anak asuhnya menjadi prajurit TNI. Soal kekuatan tim yang bakal berkurang dengan ketidakha-diran dua pemain ini, Seto mengaku akan membahasnya lebih lanjut di tataran ma-najemen dan pelatih. “Yang jelas kalau keduanya pergi, jum-lah pemain kami tam-bah minim. Saat ini skuad pemain 23 orang, kalau keduanya mundur maka jumlahnya tersisa 21 pe-main. Cukup berat juga,” tutur pelatih berlisensi B AFC itu.

Adanya persoalan ini, Seto mengaku tidak bisa berbuat ba-nyak. Pilihannya, hanya memak-simalkan para pemain yang ada. Upaya menambah kekuatan dengan merekrut pemain baru, dipastikan tidak bisa dilakukan. Sebab tenggat waktu pendafta-ran pemain ke operator turnamen sudah ditutup.

“Kompetisi juga tengah berja-lan, sulit mencari pemain dengan jumlah yang lebih baik dari pe-main kami. Yang bisa dilaku-kan ya memaksimalkan pemain yang ada saja,” jelas pelatih muda asal Kalasan.

Ditanya mengenai persiapan jelang ben-trok melawan Persinga Ngawi akhir pekan nanti, ia mengaku harus segera memperbaiki kele-mahan timnya. Apalagi tim tamu jelas bukan tim yang mudah ditaklukan. Selain itu, duel dengan Persinga juga memperebutkan posisi puncak mengingat kedua tim hanya berselisih dua poin.

“Lawan kami nanti bukanlah tim yang mudah untuk ditaklu-kan. Persinga Ngawi tergolong tim kuat. Saya ingin anak-anak bekerja keras untuk memenang-kan pertandingan,” tandasnya. (riz/dem/ong)