MAGELANG – Pembangunan Taman Gerbang Kerkhof Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang mulai dilakukan.

Koordinator Komunitas Kota Tua Magelang (KTM) Bagus Priyana menegaskan, dinas terkait yang membangun taman di kawasan landmark cagar budaya Magelang tersebut harus memperhatikan kontruksinya dari bangunan yang sudah tua. Prinsipnya, ia mengapresiasi dan setuju dengan pembuatan taman itu. Asalkan penataan tidak merusak bangunan cagar budaya yang ada.

“Pembuatan taman juga harus memperhatikan konstruksi jembatan yang menyeberangi Kali Manggis. Karena usianya juga sudah tua. Begitu juga jangan sampai merusak gerbang itu sendiri,” kata Bagus mengingatkan, Rabu (3/8).

Bagus mengungkapkan, gerbang bernama Belanda dengan arti Taman Gereja ini dibangun sekitar tahun 1906. Fungsinya sebagai pintu gerbang masuk makam yang kini berada di belakang kompleks pertokoan. Sampai kini, jumlah makam ada sekitar 30 buah.

“Area makam ini punya sejarah. Karena salah satu di antara makamnya adalah makam Johannes Van Der Steur. Steur ini bagi umat Kristen dianggap sebagai orang suci. Karena dermawan dan peduli pada anak yatim,” ungkapnya.(nia/hes)