PERTANDINGAN Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2016 di bagian cewek tidak kalah seru. SMAN 2 Ngaglik (Padmawidya) menjadi tim cewek yang kedua untuk menempati satu slot babak big eight. Tiket kedua Padmawidya didapat setelah membenamkan SMAN 5 Jogja (Mache) dengan skor fantastis, 45-2.

Mental pemain Padmawidya terlihat lebih siap di game keduanya. Tekad membawa pulang tiket ke babak delapan besar pun berhasil.

“Lawan memang tidak imbang, tapi anak-anak tetap main bagus tanpa menyepelekan lawannya siapa,” ujar Coach Padmawidya Ahmad usai pertandinga.

Dua kemenangan skuadnya menjadi bekal lanjut ke babak selanjutnya. Namun, dia berharap Nabila dkk mampu bermain konsisten. Sebab masih ada beberapa hal yang harus dibenahi untuk persiapan di laga selanjutnya. Yakni defense dan finishing yang masih banyak terbuang.

Terlebih di kuarter akhir, pemain Mache akhirnya mampu mencetak angka lewat lay up mulus dari Widya. Tapi game tetap milik Padmawidya yang menutup dengan skor 45-2.

Di laga lainnya, SMAN 6 Jogja (Namche) masih harus mencari satu tiket lagi untuk bisa lolos ke big eight. Meski satu tiket sudah dikantongi, setelah meredam permainan SMA 1 Sewon (Smase) dengan skor terpaut 10 poin, 24-14. Sementara bagi Smase, jalan ke big eight tertutup sudah.

Permainan masih imbang di kuarter awal. Justru pemain Namche tertinggal, 7-10. Kuarter ketiga, Vincentia dkk mulai memanas, sementara pemain Smase kehilangan konsentrasi. Timnya pun berhasil mengejar ketertinggalan dan membalik keadaan di kuarter keempat.

“Permainan masih belum stabil, seharus mereka main enjoy. Makanya di kuarter awal mereka tertinggal, dan baru panas dikuarter akhir,” ujar coach Namche Salafi.

Untuk game kedua, Namche akan bertemu SMKN 1 Bantul yang sama-sama mencari satu tiket lagi untuk bisa lolos ke big eight. “Besok lawan kami cukup berat, tapi kami yakin masih ada peluang fifty-fifty untuk bisa menang,” ujarnya.

Sementara itu, tekad untuk merebut kembali gelar juara ditunjukkan tim basket SMA Stella Duce 1 (Stece) di pertandingan pertamanya. Didukung 400-an suporternya, Stece menang dengan skor terpaut jauh, 42-4 saat berhadapan dengan MAN 1 Jogja.

“Masih banyak kesalahan individu, kalau tim sudah bagus,” ujar Coach Stece Agus Arjatmoko usai pertandingan.

Menurutnya, masih ada yang harus dibenahi timnya agar bisa meraih kemenangan lagi di game kedua, dan menggenapi tiket ke big eight. Bermaterikan pemain-pemain Kelompok Umur (KU) 16 DIJ, dirinya optimistis dengan kesolidan timnya kali ini.

“Yang penting mereka main fokus, karena tadi ada beberapa pemain yang belum optimal,” ujarnya. (dya/iwa/ong)