GUNAWAN/RADAR JOGJA ONLINE
JAGA KEBERSIHAN: Agar Pantai Selatan Gunungkidul tidak mengganggu kenyamanan wisatawan, pemerintah setempat kaji penambahan TPAS.
GUNUNGKIDUL – Pengembangan sektor wisata hendaknya didukung sistem pengelolaan sampah yang memadai. Kabupaten Gunungkidul, wilayah yang kini menjadi primadona bagi pelancong, masih disibukkan dengan persoalan limbah. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunungkidul tengah mengkaji penambahan TPAS. Menurut rencana, terdapat satu zona lagi yang akan dikaji menjadi lahan potensial pembuatan TPAS.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan dan Pertamanan DPUSugiyatno mengatakan, pihaknya kini masih berkoordinasi dengan Bappeda terkait teknis pembebasan lahan, anggaran dan pembuatan TPAS.

“Akan buat zona, yakni di zona tengah sudah ada TPAS Wukirsari, ditambah zona utara dan satu zona di selatan berdekatan dengan pesisir pantai,” katanya.

Dia menjelaskan, saat ini tiap hari volume sampah yang masuk ke TPAS Wukirsari sebanyak 127 meter kubik. Luasan TPAS 5,6 hektare dan hingga kini diyakini mampu menampung sampah yang ada. Namun volume sampah sudah memenuhi 60 persen dari luasan kapasitas TPAS. (gun/laz/ama)