Setiaky A.Kusuma/Radar Jogja Online
REVITALISASI: Para pekerja bangunan menyelesaikan renovasi bangunan sisi timur Pasar Cebongan kemarin (4/8). Perbaikan saluran drainase dan lahan parkir diproyeksikan untuk mendongkrak calon pembeli. Penghuni los yang sedang direnovasi mengeluh turun omset karena pelanggan enggan menjangkau area relokasi sementara.
SLEMAN – Proses renovasi beberapa bagian bangunan Pasar Cebongan mulai dikeluhkan para pedagang. Sejak proses renovasi berlangsung, omzet sebagian pedagang menurun drastis. Bahkan hingga separo dari penghasilan pada hari biasa. Hal itu dialami pedagang yang selama ini menempati los sisi timur, selatan, dan barat. Karena sedang direnovasi, mereka harus pindah lokasi jualan untuk sementara waktu. Di lokasi baru itulah penghasilan mereka menurun. Hal itu dialami oleh sekitar 70 pedagang dari berbagai komoditas.

Menurut Aji Suprapto, 62, pedagang buah, lokasi sementara agak masuk ke dalam pasar, sehingga sulit terjangkau konsumen. Meski jarak lokasi jualan sekarang hanya sekitar 20 meter dari los lama, hal itu sangat berpengaruh pada pendapatannya. “Dulu bisa dapat Rp 500 ribu sehari. Sekarang paling cuma separonya,” keluhnya kemarin (4/8).

Aji mengaku telah menjadi penghuni pasar sejak 1997. Baru kali ini omzetnya mengalami penurunan tajam. Parahnya, los sementara di sisi timur dikelilingi material bangunan. Pengerjaan proyek cukup mengganggu jual beli. Menurut Aji, calon pembeli enggan masuk ke dalam pasar karena terhalang material.

“Kami harus bersabar hingga kios baru selesai direnovasi dibangun,” ungkap pedagang dari Margoagung, Seyegan.

Titik Sulastri,37, pedagang lain mengalami hal serupa. Nasibnya jauh lebih buruk dari Aji. “Saya biasanya dapat Rp 200 ribu per hari, sekarang tak tentu. Kadang hanya dapat Rp 20 ribu,” katanya.

Bahkan, Supriadi, 55, pedagang kelontong, mengaku kehilangan banyak pelanggan. Karena tak tahu lokasi baru yang ditempatinya, pelanggan pilih kulakan dagangan di kios terdekat dengan pintu masuk.

Kepala Dinas Pasar Sleman Tri Endah Yitnani menargetkan proses renovasi selesai tahun ini. Renovasi menyentuh beberapa fasilitas umum. Khususnya, saluran drainase dan lahan parkir. “Supaya ke depan Pasar Cebongan lebih layak dikunjungi masyarakat,” tuturnya. (bhn/yog/ama)