MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyoroti sejumlah ruang publik dan infrastruktur yang perlu pembenahan. Terutama keberadaan taman yang harus dirawat dengan baik, agar cantik dipandang.

“Taman-taman yang ada memang sudah bagus. Namun, saya lihat ada tanaman rusak yang dibiarkan. Seperti taman vertikal yang terdapat pot tidak ada tanamannya, sehingga terkesan bolong-bolong,” kritik Sigit saat keliling kota bersama pejabat dan kepala SKPD, Kamis (4/8).

Dengan naik bus, Sigit berkeliling meninjau sejumlah ruang dan fasilitas publik. Seperti taman, jalan raya, Gunung Tidar, UMKM, infrastruktur, TPA, TPST, dan lainnya. Ia langsung memberi kritikan dan arahan, agar fasilitas yang kurang segera dibenahi.

“Taman Trunan dan taman vertikal bagus kalau dipasang spot light, agar terang pada malam hari. Saya lihat juga ada akar pohon yang menonjol ke permukaan jalan raya. Ini harus diperbaiki, karena membahayakan pengguna jalan,” imbuh Sigit didampingi Sekda Kota Magelang Sugiharto.

Rombongan sempat mampir di Taman Transit Gunung Tidar. Sigit terlihat senang melihat taman yang dibangun dengan rapi tersebut. Namun, ia melihat ada sarana parkir yang tidak semestinya rada di area taman di dalam pagar pembatas gunung.

“Di area Gunung Tidar harus steril dari parkir kendaraan. Kecuali yang berada di luar pagar. Gunung Tidar ini kan wisata alam yang harus dijaga kenyamanannya. Jangan sampai retribusi masuk memberatkan wisatawan,” paparnya.

Sigit dan rombongan juga menyempatkan mengunjungi Pasar Rejowinangun. Di situ, ia menyampaikan, Pasar Rejowinangun baru menerima penghargaan sebagai pasar tradisional terbaik ketiga se-Jawa Tengah.

Ia menilai, sudah baik pasar terbesar di Kedu ini meraih penghargaan, mengingat baru tahun ini ikut lomba dan masuk nominasi. Sigit merasa masih kurang puas dengan penataan Pasar Rejowinangun saat ini.

“Masih banyak yang harus dibenahi. Memang pengunjung pasar sudah ramai. Saya harap masyarakat berpartisipasi aktif dalam membangun pasar ini, termasuk pengusaha untuk memasang CCTV,” ungkapnya.

Kepala UPT Gunung Tidar Widodo mengaku, siap menjalankan arahan wali kota terkait penataan area parkir. Lahan parkir di area taman transit akan digesernya ke lokasi lain, agar pengunjung lebih nyaman.(nia/hes)