GUNAWAN/JOKO SUHENDRO/RADAR JOGJA
HEBOH: Peserta sedang mengerjakan tantangan yang diberikan dalam ISC 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship di Puslatpur, Paliyan kemarin (6/8)
KEHEBOHAN Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Gunungkidul bukan isapan jempol belaka. Peserta antusis mendapatkan ilmu baru yakni, tantangan games membuat kerajinan tangan dalam tantangan Hasta Karya.

Tantangan ini cukup istimewa karena dari sinilah medali dapat diborong oleh anak-anak. Kerajinan tangan yang dihasilkan juga tidak asal-salan, karena taruhannya adalah medali. Untuk bahan-bahan, peserta sudah mempersiapkan dari rumah. Kemudian dikreasikan menjadi barang yang menarik (Innovation Challenge).

Perlu diingat, dalam membuat kreasi Hasta Karya tidak boleh asal jadi, akan tetapi benda tersebut harus dikombinasikan dengan kemasan sachet Antangin Junior. Ini salah satu syarat penting agar karya tersebut dinilai oleh panitia.

Sementara itu, pada saat pengumpulan karya ini peserta diwajibkan untuk menggunakan properti atau dress code berbahan produk Antangin Junior. Ini diharuskan karena akan ada kompetisi dress code terbaik versi Antangin Junior saat penilaian Hasta Karya.

“Dari sinilah, anak-anak mendapat ilmu bagaimana bisa kreatif, sehingga ke depan dapat menjadi modal awal berlatih mandiri setelah perkemahan,” kata Joko Suhendro perwakilan Jawa Pos Radar Jogja penyelenggara ISC bersama Antangin Junior. (gun/ila/ong)