BANTUL – Persiba Bantul tampil perkasa kala menjamu PS Mojokerto Putra (PSMP) di Stadion Sultan Agung kemarin (7/8). Pasukan asuhan Sajuri Syahid itu menang dengan skor meyakinkan 3-0. Tiga gol Persiba dicetak Munib Ghulam, Saddam Sudarma, dan Johan Manaji.

Kemenangan ini seolah menjadi pelepas dahaga atas serangkaian hasil buruk di turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Namun, kemenangan ini belum bisa mengangkat tim berjuluk Laskar Sultan Agung ini dari papan bawah klasemen sementara grup 5.

Laskar Sultan Agung langsung tampil menggebrak sejak peluit kick off. Hasilnya pada menit 15 Munib Ghulam Machsun mampu membuka keunggulan.

Tuan rumah tampak sudah mengetahui kelemahan tim yang pernah menjungkalkan mereka dengan skor telak 6-2 itu di putaran pertama. Serangan demi serangan sering dibangun melalui sektor kanan pertahanan PSMP. Syaiful A.A Lewenussa yang beroperasi di sayap kiri kerap merepotkan barisan kanan PSMP yang dikawal Heru Setiawan.

Jalannya babak kedua tak jauh berbeda. Slamet Widodo Cs tetap tampil mendominasi. Walau begitu, tim tamu bukan tanpa perlawanan. Hanya, serangan demi serangan tim tamu selalu gagal. Gelandang tim tamu kesulitan mengalirkan suplai bola ke depan gawang tuan rumah. Bahkan, tuan rumah yang akhirnya menambah unggulan melalui Saddam Sudarma Hendra memanfaatkan kelengahan batisan tengah pertahanan tim tamu pada menit 66. Pesta gol Persiba ditutup dengan lengkungan indah tendangan bebas Johan Manaji pada menit 88.

Usai pertandingan, Saddam mengakui timnya tampil solid dan disiplin. Itu tak terlepas dari suntikan moral yang diberikan pelatih dan manajemen. Walau begitu, pemain bernomor 10 ini menilai ketajaman barisan penyerang masih belum memuaskan. “Kurang tajam,” ucapnya.

Asisten Pelatih Persiba Arifin tak menampik para pemainnya tampil apik. Keberadaan dua striker Munib Ghulam Machsun dan Uko Wahyu mampu memecah konsentrasi para pemain belakang Persiba. Sehingga gelandang serang Persiba mampu mengeksploitasi longgarnya pertahanan tim tamu.

Pelatih PS Mojokerto Putra Redi Supriyanto mengakui penampilan tim tuan rumah memukau dan solid. Saking solidnya, para pemainnya kesulitan mengalirkan bola. Serangan demi serangan selalu mentah.

Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, penampilan PS Mojokerto Putra kali ini buruk. Para pemain kerap kehilangan bola. Redi melihat kondisi tersebut disebabkan stamina. Bagaimana tidak, PS Mojokerto Putra baru tiba di Jogja Sabtu sore lalu. “Kami juga belum sempat menguji lapangan,” tambahnya.(zam/din/ong)