JOGJA- Setelah menunggu 10 tahun, sebanyak 368 calon jamaah haji Kota Jogja akhirnya siap diberangkatkan ke tanah suci. Keberangkatan mereka dibagi dalam dua kloter, yakni 23 dan 28. Kloter 23 diberangkatkan dari Masjid Diponegoro, Kompleks Balai Kota Jogja pada 16 Agustus pukul 18.30. Menuju ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali, sebelum bertolak ke Arab Saudi.

Sedangkan kloter 28 diberangkatkan 19 Agustus pukul 05.00.

“Sebagian besar jamaah berusia rata-rata lebih dari 50 tahun. Karena itu kami prioritaskan,” ujar Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Jogja Sigit Warsita kemarin (10/8).

Sigit memastikan, semua calon jamaah haji telah menjalani tes medis. Mereka juga telah diimunisasi. Agar kondisi tubuh mereka selalu sehat ketika menjalankan ibadah wajib rukun kelima bagi umat Islam tersebut. “Yang jelas, setiap jamaah sudah ada track record kesehatannya. Mereka yang memiliki penyakit pun telah mendapatkan penanganan khusus dari tim medis,” jelasnya.

Diakui, jamaah dengan usia lebih dari 50 tahun cukup riskan menyesuaikan cuaca di Arab Saudi. Apalagi, saat ini tanah suci sedang musim panas. “Bisa 44 derajat Celcius. Ini yang kami tekankan kepada jamaah. Ada perbedaan suhu yang ekstrem dengan di sini,” katanya.

Perbedaan cuaca tersebut, lanjut Sigit, bisa berdampak serius terhadap kondisi tubuh. Jamaah yang saat berangkat kondisinya tak prima, belum tentu bisa bertahan dengan kondisi cuaca di Arab Saudi. “Kami sudah meminta kepada jamaah untuk mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Seperti saat di Mina lempar jumroh, sebaiknya ikuti arahan,” imbau Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan bahwa secara umum kondisi kesehatan calon jamaah haji baik. Tidak ada yang mengundurkan diri karena sakit sehingga urung berangkat.

Hal lain seperti administrasi untuk visa calon jamaah, semuanya sudah tidak ada masalah. “Jamaah dari Kota Jogja tinggal menunggu keberangkatan saja. Semua visi sudah keluar,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja Fita Yulia Kisworini mengatakan, berdasarkan hasil tes kesehatan semua calon jamaah haji siap diberangkatkan ke tanah suci. “Ada juga tim medis untuk mengawal jamaah selama beribadah,” ucap Fita. (eri/ong)