JOGJA – Jelang laga away di markas Persipur Purwodadi Sabtu (13/8), PSIM Jogja fokus membangun mental tim. Bukan hanya ketenangan tim saat bermain, pelatih juga konsen meningkatkan variasi serangan dan peluang. Pelatih Erwan Hendarwanto memberi perhatian khusus pada variasi serangan yang sudah cukup bagus dan berkembang dalam pada dua laga terakhir. Skuad asuhannya dinilai masih lemah saat membangun serangan dari lini pertahanan.

“Lainnya sudah kami perbaiki. Anak-anak masih sering mengandalkan umpan lambung ketika membangun serangan dari bawah. Itu masih riskan tercuri,” kata Allenatore Erwan
Menurutnya, mental Johan Arga dkk masih kurang stabil. Mereka kerap kurang sabar saat mendapat peluang. Hal ini harus diwaspadai. Apalagi, Laskar Mataram akan bermain di markas lawan. Suasana tanding di lapangan pasti berbeda. Itu masih ditambah tekanan yang datang dari suporter kubu lawan. Penggawa Pangeran Biru harus lebih sabar lagi dalam membangun serangan. Selain itu, wajib tenang untuk memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh.

“Mudah-mudahan mereka bisa menjalankan instruksi saat di Purwodadi besok,”tuturnya.

Menghadapi Persipur, Erwan tidak akan banyak mengubah komposisi. Meski, setiap kali ujicoba dia mengaku selalu melihat progress yang ditunjukkan pemain-pemain cadangan.

Komposisi inti skuad PSIM saat ini, menurutnya, sedang dalam kondisi klop dengan chemistry yang terjalin kuat. Jika komposisi diubah, dia khawatir justru memengaruhi kinerja dan performa pemain.

“Rotasi dilakukan kalau memang sangat memaksa,” ujarnya.

Erwan juga tidak ingin sesumbar mengenai peluang saat kontra Persipur. Dia emoh gegabah meski di laga sebelumnya pasukannya mampu meraih poin penuh di kandang dengan menang 3-0.

“Kami main sebaik mungkin saja. Kondisi pemain juga baik. Semoga sentuhan main mereka tidak hilang meski di kandang lawan,” tegasnya. (dya/dem)