Budi Agung/Radar Jogja Online
PURWOREJO – Partai Golkar Kabupaten Purworejo belum bisa lepas dari sosok Kelik Sumrahadi yang telah menjabat Ketua DPD II Golkar selama dua periode. Musyawarah Daerah (Musda) IX memutuskan memberikan wewenang Partai Golkar Purworejo kepada Yuli Hastuti, Wakil Bupati Purworejo yang juga istri Kelik.

Langkah Yuli untuk duduk sebagai ketua telah terlihat sehari sebelumnya, di mana hanya dirinya yang mendaftarkan diri sebagai kandidat Ketua Golkar Purworejo. Tidak ada calon lain yang mengajukan diri untuk menandingi Yuli.

Bupati Purworejo Agus Bastian yang memberikan sambutan dalam pembukaan musda memuji sepak terjang Kelik yang bisa mengembangkan partai dengan penuh semangat. “Karena sosok Pak Kelik, tanpa mengabaikan peran anggota yang lain, Golkar di Purworejo bisa eksis hingga sekarang,” kata Agus Bastian di hadapan peserta Musda di Gedung Kesenian Sarwo Edhie Wibowo, kemarin (10/8).

Dikatakan Agus, Golkar sebenarnya sudah tidak membutuhkan tokoh panutan untuk mengembangkan partai, karena sistem di bawah telah terbangun solid. Dirinya mengakui jika Golkar adalah kawah candradimuka sebagai pendidikan politik di Indonesia.

“Bisa kita lihat banyak politikus besar yang sudah mandiri di partainya sendiri-sendiri. Golkar telah membuktikan bisa mengemban amanah rakyat dan itu telah dibuktikan berpuluh tahun,” tambah Agus.

Bupati berharap ketua yang baru akan memberikan napas baru bagi Golkar untuk menatap periode pemilihan mendatang. Dan terpilihnya Yuli Hastuti harus didukung seluruh elemen Golkar demi kebesaran partai.

Ketua Harian DPD I Golkar Jawa Tengah Iqbal Wibisono menambahkan, jika sebenarnya Kelik Sumrahadi masih diharapkan memimpin kembali. Namun karena aturan, hal itu tidak bisa dilakukan.

“Walaupun sudah tidak menjabat lagi, suri teladan yang beliau berikan bisa tetap berjalan dengan baik,” kata Iqbal. Dalam kesempatan itu, Iqbal juga menyampaikan bahwa Golkar Purworejo luar biasa karena Musda belum digelar tapi ketua sudah terpilih.

“Atas nama DPD, saya menyampaikan kalau Musda ini sebenarnya sudah selesai karena ketuanya sudah terpilih,” tambah Iqbal.

Sementara itu, Kelik Sumrahadi yang mendapat jabatan baru sebagai Ketua Dewan Penasehat Golkar Purworejo menyampaikan janjinya untuk tetap berada di Golkar. “Saya janji tidak akan keluar dari Golkar meskipun tidak bisa menjadi ketua lagi,” katanya.

Bagi Yuli Hastuti, jabatan sebagai ketua Golkar menambah daftarnya duduk sebagai ketua. Sebelumnya Yuli juga mendapat amanah memimpin perjalanan PMI Purworejo lima tahun ke depan, menggantikan posisi yang ditinggalkan Sekda Tri Handoyo. (udi/laz/ong)