ABRAHAM GENTA/Zetizen
MENYEMANGATI: Kartika Affandi (depan kiri) duduk di pinggir lapangan basket GOR UNY untuk mendukung penampilan cucunya di UBS Gold Dance Competition (10/8).
ADA pemandangan berbeda pada babak Top Ten UBS Gold Dance Competition (10/8). Sosok pelukis kenamaan Jogjakarta, Kartika Affandi, menonton di kursi VIP Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016. Ternyata kehadirannya untuk mendukung salah satu cucu tercintanya, Grecia Vanessa.

Kartika tidak datang sendirian, melainkan bersama empat anggota keluarga lainnya, di antaranya adalah ibu Vanessa, Agatha Neni. Kartika meluangkan waktu untuk memberikan dukungan khusus. Apalagi tim dance cucunya, Eleven Dance masuk Top Ten UBS Gold Dance Competition.

“Harus menonton dan mendukung secara langsung, apalagi kami orangtuanya. Sengaja datang dari rumah di Pakem Sleman khusus untuk Vanessa,” ujar anak maestro pelukis Jogjakarta Affandi ini.

Tentang penampilan sang cucu, Kartika mengaku bangga. Vanessa dan timnya menurut Kartika telah tampil sangat bagus dan maksimal untuk timnya. Kartika juga berharap perjuangan Vanessa dan timnya terus ditingkatkan dalam babak selanjutnya.

“Sudah bagus, gerakannya juga sudah kompak. Prestasi apapun yang Vanessa lakukan pasti saya dukung,” kata Kartika.

Kedatangan eyang dan keluarga ternyata membuat Vanessa grogi. Ditemui setelah perform, siswi kelas XI ini sangat senang. Apalagi tak menyangka eyangnya datang khusus untuk dirinya dan Eleven Dance.

“Kaget pastinya, terus takut mengecewakan saat perform. Jadi penambah semangat karena eyang dan keluarga datang,” kata Vanessa.

Eleven Dance merupakan tim dance SMAN 11 Jogja. Tim dance ini merupakan pemegang gelar champion UBS Gold Dance Competition tingkat nasional, tahun lalu. Mendapatkan reward berangkat ke Hongkong atas prestasi yang ditorehkan. (dwi/iwa/ong)