SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA
PALING SENIOR: Pemain PSS Sleman Busari tampil mengesankan saat timnya menundukkan PS Mojokerto Putra di Maguwoharjo International Stadium Minggu (8/5).
SLEMAN – Pertandingan tandang PSS Sleman ke Mojokerto akhir pekan ini menjadi laga yang sangat krusial. Jika menang, jalan ke-16 terbuka lapang. Sebaliknya, jika hasil seri atau justru takluk dari tuan rumah, langkah Busari dkk menjadi berat.

Selain itu Laskar Sembada-julukan PSS Sleman yang berstatus sebagai tim tamu juga membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari dua pesaing utama di Grup 5 ISC-B, Persinga Ngawi dan Martapura FC.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro menginstruksikkan para pemainnya untuk mencetak banyak gol ke gawang PS Mojokerto. Untuk meningkatkan daya gedor dari sayap, bek kanan yang tampil impresif ketika dipercaya jadi starter Rama Yoga bisa dimainkan sejak babak pertama.

Sedangkan bek kiri akan dipasrahkan pada Oya Winaldo untuk menyeimbangkan transisi dari lini sayap. Di bagian tengah, gelandang bertipe menyerang seperti Dave Mustaine, Busari, Dicky Prayoga, Dirga Lasut jadi komposisi ideal. Mereka akan menopang striker yang sering beroperasi dari sayap, Tri Handoko.

Mereka bermain bagus dalam dua pertandingan terakhir. Yaitu saat mengalahkan Persiba Bantul dan menggasak Persinga Ngawi di kandang. “Stirker Rizki juga lagi naik semangatnya. Dia mau main ngotot, mau cetak gol dan bantu tim. Bisa dilihat di dua pertandingan terakhir bagaimana semangat juangnya. Intinya besok tidak boleh menyia-nyiakan peluang,” katanya kepada wartawan, Jumat (12/8).

Sebelumnya di putaran pertama, PSS menang tiga gol tanpa balas atas PS Mojokerto di kandang. Tiga gol PSS diceploskan Busari, Dicky Prayoga, dan Tri Handoko. Jika melihat tabel klasemen, posisi kedua tim di klasemen Grup 5 ISC B sangat berkebalikan. PSS memuncaki klasemen dengan 22 poin hasil tujuh kali menang, sekali seri, dan sekali kalah.

Sedangkan PS Mojokerto tertahan di dasar klasemen dengan delapan poin dan baru meraih dua kali kemenangan. “Kami tidak boleh lengah dengan melihat klasemen. Pertandingan akan berjalan menarik dan PSS harus meraih tiga poin,” tandasnya.

Satu-satunya yang dikeluhkan Seto adalah kondisi lapangan yang kurang rata. Namun jauh-jauh hari ia telah mengantisipasinya dengan berlatih di beberapa lapangan di Jogjakarta. “Kami sudah mengantisipasinya dengan latihan di lapangan yang standarnya di bawah Stadion Maguwoharjo. Jadi seharusnya kami sudah siap,” ungkapnya. (riz/din/ong)