ABRAHAM GENTA BUWANA/ZETIZEN
TERBAIK: Tim putrid Stece dan Patbhe bergambar bersama di GOR UNY, kemarin. Kedua tim hari ini akan memerebutkan posisi terbaik di Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016.
JOGJA – Bermain sebaik mungkin. Demikian kalimat untuk menggambarkan semangat tim cewek SMA Stella Duce 1 Jogja (Stece) dan SMAN 4 Jogja (Patbhe) untuk meraih podium tertinggi dalam final party Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016 di GOR UNY, hari ini.

Patbhe memiliki kesempatan untuk menyandingkan gelar terbaiknya. Sebab, tim cewek dan tim cowok sama-sama maju dalam final party nanti. Tahun lalu, tim cewek Patbhe menjadi pemenang Honda DBL D.I.Jogjakarta Series.

Sedangkan Stece juga akan tampil powerfull di final party kali ini. Sebab, setelah tahun lalu absen di babak final party, Stece juga sudah dahaga kembali akan gelar juara. Mau tak mau, Stece akan main habis-habisan untuk merebut kembali mahkota champion.

Kapten tim cewek Patbhe, Cue’Tan Siam Mia Dwi Adesty ingat pesan motivasi sang pelatih, yakni tunjukkan permainan terbaik, buat lawan kesulitan, hasil akhir soal belakangan.

“Karena untuk masuk lagi ke babak final tahun ini perjuangan kami sangat berat. Kami tidak ingin sia-siakan itu,” ujar Adesty di sela persiapan final party di GOR UNY, kemarin (12/8).

Seperti halnya tema yang diangkat pada final party kali ini, yakni Basket Indonesia, menurut Adesty, ajang Honda DBL sudah menggambarkan dunia basket, sebagai ‘’Indonesia kecilnya basket”. Semua tim bermain fight, sehingga tidak mudah bagi sebuah tim untuk bisa lolos ke babak final.

“Tahun lalu saya juga sudah ikut (Honda DBL), dan lawan-lawannya yang sekarang jauh lebih berat,” ujar pemain bernomor punggung 14 ini.

Kedua tim kali terakhir bertemu saat final party Hondal DBL 2014. Saat itu, Patbhe membubuhkan satu lagi stampel jawara. Sementara Stece, di tahun berikutnya (Hondal DBL 2015) terhenti langkahnya di babak fantastic four. Dan tahun ini, Stece berhasil melangkah kembali ke babak final party.

“Tim sudah lebih solid, bekal kami ya rasa optimistis,” ujar Kapten Stece, Augna Sherina Chandra.

Di final party ini, Stece akan tampil habis-habisan. Tim yang solid menjadi senjata bagi Stece bisa meraih podium tertinggi. Persiapan latihan yang panjang, doa, dukungan keluarga dan suporter menjadi suntikan motivasi tersendiri. Meski begitu, tim asuhan Coach Agus Arjatmoko ini tidak ingin meremehkan lawan yang berpredikat juara tahun lalu.

“Kami hanya ingin membalas kerja keras dan dukungan luar biasa dari orang tua dan suporter dengan bermain sebaik mungkin di final party,” ujar kapten bernomor punggung 13 ini. (dya/iwa/ong)

Samb
Stece Dahaga Meraih Gelar Juara