ILUSTRASI RADAR JOGJA ONLINE
GUNUNGKIDUL – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gunungkidul segera dipisah menjadi dua instansi. Pemisahan itu dalam rangka untuk meningkatkan kinerja agar ke depan lebih fokus sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Kepala Disbudpar Gunungkidul Saryanto mengatakan, pemisahan disbubpar menjadi dua isntansi tidak bisa grusa grusu. Selain menyiapkan lokasi nanti juga bersentuhan dengan pembebasan lahan. “Jadi, memerlukan pembahasan lebih lanjut. Namun untuk lokasi, paling tepat memang berada di ring road,” kata Saryanto.

Mengenai penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru ada di disbudpar, sesuai dengan UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dinas pariwisata akan fokus menggarap objek wisata agar bisa lebih berkembang lebih maksimal. Sedangkan untuk urusan budaya akan ditangani dinas tersendiri, yaitu dinas kebudayaan. “Sehingga diharapkan nanti semakin fokus di masing-masing bidang,” ujarnya.

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mendukung dengan rencana pemkab untuk segera memisah disbudpar. Pihaknya tinggal menunggu kesiapan dari pihak eksekutif untuk segera dilakukan pembahasan. “Dua lembaga ini memang dua bidang yang berbeda urusan. Kalau tetap digabung, kinerja justru tidak akan fokus. Belum lagi dengan adanya dana keistimewaa yang harus dikawal dan terarah penggunaannya untuk kegiatan budaya,” kata polikus PDIP ini.

Kepala dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gunungkidul Edy Praptono mengatakan, tahapan pemisahan menjadi dua instansi sudah sampai pada kesiapan tempat. Beberapa waktu lalu, bersama dengan Bupati Badingah dan Kepala Disbudpar Saryanto melakukan peninjauan beberapa lokasi. “Ada tiga lokasi masing-masing, di Siyono Wetan, Logandeng Playen, kemudian di Desa Piyaman, Wonosari serta di Desa Siraman, Wonosari,” kata Edy Praptono, Jumat (12/8).

Dia menjelaskan, ketiga lokasi tersebut cukup strategis karena letaknya berada di ring road. Sehingga aksesnya cukup mudah. Jika tempat sudah ditentukan, nanti gedung baru bakal digunakan sebagai balai budaya, sekaligus kantor. (gun/din/ama)