BANTUL – Bupati Bantul Suharsono sangat apresiatif atas keberhasilan polisi membongkar pabrik minuman keras (miras) oplosan di Dusun Ngewotan, Ngestiharjo, Kasihan pada Jumat (12/8). Orang nomor satu di Bumi Projotamansari yang juga mantan polisi itu menegaskan, dirinya tak hanya siap mendukung kampanye melawan miras. Lebih dari itu, Suharsono mengaku siap merogoh dompet untuk hadiah bagi siapapun yang berani melaporkan adanya praktik pembuatan atau penjualan miras di lingkungan mereka. Warga harus berani lapor (ke Babinkamtibmas Polsek atau Polres) kalau ada yang jualan miras. Saya kasih uang,” ujarnya kemarin (14/8).

Sikap itu ditempuh Suharsono sebagai support bagi aparat dalam penegakan hukum. Sekaligus untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan miras di Bantul. Karena itu, Suharsono mengimbau warga selalu kooperatif dalam upaya memerangi miras.

Suharsono mengingatkan bahwa perang terhadap miras harus dilakukan bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Agar tak lagi terjadi warga tewas sia-sia akibat menenggak minuman haram itu. Apalagi, jumlah orang tewas karena miras tahun ini mencapai belasan. Pada Mei, misalnya. Di Kota Jogja dan Bantul ada 13 orang meregang nyawa. Lalu, pada awal bulan ini tiga warga Bantul tewas karena hal serupa.

“Saya sendiri wis gregeten,” katanya kesal.

Menurut Suharsono, peredaran miras oplosan tidak hanya menyasar kalangan pemuda. Ironisnya, warga usia tua juga masih banyak yang hobi menenggak miras. Ditegaskan, jika tidak diantisipasi sejak dini, peredaran miras oplosan bisa merusak generasi penerus. “Kalau ada bapak-bapak yang meninggal, kan, kasihan anak isterinya,” ungkap pensiunan perwira menengah Polri itu.

Kasat Sabhara Polres Bantul AKP Agus Nuryanto mengatakan, dari operasi di Ngewotan jajarannya mendapatkan barang bukti berupa 347 miras oplosan kemasan plastik siap edar, 11,5 jeriken berisi miras oplosan, dan 56 kantong alkohol murni. “Racikannya dari alkohol murni, sari manis, perasa kopi mocca, gula, dan air mineral,” jelasnya.

Di tempat yang sama polisi juga mendapati puluhan botol miras pabrikan. Di antaranya, 64 Vodka, 74 Whisky, 12 Anggur Merah, dan 14 bir Provost. “S, 47, pemilik rumahnya juga kami tangkap,” katanya.(zam/yog/ong)