JOGJA – Dukungan penuh diberikan Gubernur DIJ Hamengku Buwono (HB) X untuk gelaran Gran Fondo Jawa Pos Prambanan 2016 yang akan menempuh jarak sekitar 181 kilometer. HB X juga berpesan agar tetap memperhatikan jumlah tenaga kesehatan yang akan mengawal. Sebab, rute yang ditempuh cukup jauh dan terjal dengan jalan yang menanjak. Sehingga keberadaan tenaga kesehatan sangat penting.

“Seratus delapan puluh kilometer itu jauh lho, kalau saya ikut dengkule iso mbalik (lutut-nya bisa terbalik),” ujar HB X saat menemui Direktur Utama Jawa Pos Azrul Ananda, kemarin (15/8).

HB X menyambut baik rute yang akan dilalui, karena banyak me-lewati kawasan wisata dan desa wisata di DIJ. Perjalanan sepan-jang 181 kilometer yang dimulai dari Alun-Alun Utara Jogja itu memang dirancang melewati beberapa kawasan wisata, se-perti Pantai Kuwaru, Waduk Sermo, dan berakhir di Candi Prambanan.

“Bagus itu, di Jogja banyak variasi jalan,” ujarnya.

Variasi jalan yang dimaksudnya adalah kondisi jalan yang naik turun. Raja Keraton Jogja dengan gelar Hamengku Bawono Ka 10 itu mengatakan, untuk jalan ke barat dan timur tidak ada ma-salah. Tapi, untuk jalan ke uta-ra butuh perjuangan karena jalannya menanjak.

“Ke Sleman pasti naik, dari Alun-Alun ke Pakem saja pasti melet-melet,” ujarnya HB X yang disambut tawa.

Sementara itu, Azrul Ananda mengatakan, Gran Fondo Jawa Pos Prambanan 2016 sudah ditutup pendaftarannya. Total terdapat sekitar lebih dari 300 orang dari berbagai daerah di Indonesia yang akan ikut serta. “Ini bukan fun bike tapi adventure,” ungkapnya.

Azrul yang juga sudah men-coba beberapa jalan yang akan dilalui nanti ini mengatakan, Gran Fondo Jawa Pos Pramba-nan 2016 akan menjadi penga-laman menarik. Banyak peserta yang juga sudah penasaran dengan rute yang akan dilalui. “Yang paling sering ditanyakan, tanjakannya gimana, pasti mem-berikan pengalaman menarik,” ujarnya. (pra/ila/ong)