JOGJA—Memanfaatkan waktu kurang lebih dua bulan, tim Nasional Paralympic Committee (NPC) DIJ terus menggojlok 100 atlet yang akan memperkuat kontingen DIJ di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2016.

Meski saat ini sudah memasuki tahap program pra kompetisi, tim pelatih tetap memfokuskan program latihan pada ketahan fisik. Salah satunya cabor voli duduk. “Saat ini kami menambah jam latihan untuk fokus membenahi ketahan fisik,”ujarpPelatih cabor voli duduk Satrio Nugroho Wibawanto.

Penambahan jam latihan, tidak terlepas dari hasil evaluasi usai berlangsungnya try in dengan tim Peparnas Jawa Barat belum lama ini. dari hasil uji coba tersebut, tim DIJ memang masih di bawah tim Jabar. Untuk itu, pihaknya akan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan performa dan kemampuan para atlet.

Ditambahkannya, saat ini fokus utama yakni pada ketahan fisik. Selanjutnya pelatihan akan fokus pada strategi dan teknik. Sebab, memang tidak mudah untuk membentuk sebuah tim yang solid.

Padahal, materi pemain DIJ baik putra maupun putri beberapa sudah berpengalaman. Bahkan ada yang berstatus mantan atlet nasional. “Peluang memperbaiki peringkat masih bisa, baik untuk tim putra maupun tim putri. Tapi kami masih harus memperbaiki team work dulu agar semakin solid,”ujarnya.

Ketua NPC DIJ Hariyanto mengatakan, untuk Peparnas yang akan berlangsung pada 15 Oktober hingga 23 Oktober. Kontingen DIJ diperkuat 100 atlet terbaik. Voli duduk 17 menyertakan atlet. Sedangkan lainnya terdiri dari panahan 12 atlet, angkat berat 3 atlet, bulutangkis 10 atlet, goal ball 11 atlet, tenis lapangan 7 atlet, atletik 18 atlet, catur 5 atlet, renang 3 atlet, dan tenis meja 14 atlet.

Disinggung mengenai target Peparnas 2016 ini, dia realistis saja. Sebab, tahun ini kekuatan daerah peserta semakin merata. Apalagi untuk cabor yang banyak memperebutkan medali, seperti panahan. Jika Peparnas lalu DIJ bisa menyabet 7 medali emas, tahun ini jika bisa meraih 5 medali emas saja sudah sangat memuaskan.

“Peparnas sebelumnya, cabor panahan juga belum banyak peserta. Tapi kali ini hampir semua daerah mengirim atlet panahan. Kami realistis saja, minimal bisa membawa 5 medali emas kami sudah bersyukur,”ujarnya.

Selain cabor panahan, cabor lain yang diharap bisa menyumbangkan medali bagi kontingen DIJ yakni atletik, tenis lapangan, dan bulutangkis.(dya/din/ong)