PURWOREJO – Mengenalkan produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) ke pasar lebih luas, masyarakat Kecamatan Kaligesing memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang ada. Tidak sekadar memanfaatkan jaringan pasar yang terbangun. Kini, mereka mulai merambah pasar online.

“Pasar wisata Kaligesing sudah dikenal luas masyarakat. Kami memiliki empat desa wisata dari 21 desa yang ada. Akan segera menyusul desa-desa yang lain,” kata Camat Kaligesing Budi Wibowo usai meluncurkan “Kampung Digital” bersamaan upacara peringatan HUT ke-71 RI di lapangan setempat, Rabu (17/8).

Budi melanjutkan, adanya potensi wisata memang mengungkit tumbuhnya dunia usaha di Kaligesing. Mereka mengakui memiliki keterbatasan pemasaran, di mana masih banyak berkutat di wilayah itu. Adanya fasilitas digital yang didukung PT Telkom menjadi pihak pemerintah kecamatan berusaha menjembatai hal itu. “Semua potensi wisata kami tampilkan di web khusus. Di situ juga menampung produk-produk UMKM yang ada,” katanya.

Fasilitas itu bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Dengan adanya diharapkan tingkat produktivitas warga meningkat dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Program tidak hanya berhenti di situ, Budi Wibowo mengatakan semua desa di Kaligesing didorong untuk memiliki website. Kerja sama dengan Telkom dimaksimalkan dan telah ada beberapa sosialisasi mengenai hal itu. “Ini bisa juga dimanfaatkan untuk sistem informasi desa,” tandas Budi.

Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi (Kakandatel) Purworejo Sabar Siswanto mengatakan, di Purworejo baru Kaligesing yang memiliki program Kampung Digital. Pendampingan diberikan karena Kaligesing memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian rakyat, terutama susu kambing Kaligesing,” kata Sabar.

“Beberapa produk industri rakyat juga sudah muncul di sini seperti buah-buahan dan hasil perkebunan lainnya. Juga banyak tempat wisata di wilayah Kaligesing,” imbuhnya. (udi/laz/hes)