AHMAD RIYADI/RADAR JOGJA ONLINE
Rektor UAD, Kasiyarno ketika mengisi acara seminar bertema Improving Educational Collaboration for Better Asean Community, di Hotel Premier Jalan Solo, Rabu (18/8).
JOGJA – Predikat kota pelajar yang disandang Jogja ternyata sampai ke telingan pelajar Filipina. Sebagai buktinya, sebelas mahasiswa pascasarjana University of Saint Anthony Filipina datang ke Jogja. Dalam kunjungan tersebut mereka akan mengunjungi sejumlah perguruan tinggi swasta ternama di kota gudeg ini. Yakni, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Sarjana Wiyata Tamansiswa (UST), dan Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa).

“Mereka di Jogja selama tiga minggu. Mereka akan belajar membuat film, budaya, dan melihat fasilitas kampus,” kata Rektor UAD, Kasiyarno disela-sela acara Seminar Internasional bertema Improving Educational Collaboration for Better Asean Community, di Hotel Premier Jalan Solo, Rabu (18/8).

Menurutnya, mahasiswa Filipina yang datang ke Jogja merupakan angkatan ke-4. Sebelumnya, para mahasiswa asal kampus serupa datang ke Jogja untuk mengikuti berbagai kegiatan seperti pelajar di kampus, studi lapangan, belajar budaya, dan lain sebagianya. “Angkatan ke-4 ini tidak bisa lama karena mereka rata-rata dosen dan guru sehingga tidak dapat meninggalkan tugasnya dalam waktu yang lama,” terang Kasiyarno.

Ia berharap, kerjasama antara UAD dengan perguruan tinggi asing dapat merangsang para mahasiswa untuk belajar lebih serius dan memahami karakter bangsa lain. Sebab, selain menerima kedatangan mahasiswa asal Filipina, UAD juga telah mengirimkan mahasiswa pascasarjana untuk belajar ke University of Saint Anthony Filipina. “Mahasiswa UAD yang ke Filipina dalam rangka menyusun tesis,” jelas Kasiyarno. (ama/dem)