SLEMAN- PSS Sleman ikut terimbas pasca dijatuhkannya sanksi kepada Persinga Ngawi. Poin semua kontestan di Grup 5 saat melawan Persinga dikurangi tiga. Termasuk PSS yang sebelumnya mengantongi 25 poin menjadi 22 poin.

Nah, jika dilihat dari posisi klasemen saat ini PSS sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar. Namun, kubu PSS Sleman tak ingin sekadar lolos. Mereka menargetkan lolos dengan status pemimpin klasemen. “Tidak ada kata nomor dua bagi PSS Sleman. Pertandingan pekan depan melawan Madiun Putra menjadi kuncinya. Kalau menang, kami akan lolos dengan juara grup karena dari hitung-hitungan poin tidak akan terkejar,” kata Manajer Sleman Arif Juli Wibowo kemarin (17/8).

Nah, untuk merealisasikan misi itu Green Squad- julukan PSS Sleman akan kembali berlatih pagi ini. Latihan kembali digeber untuk persiapan sebelum pertandingan melawan Madiun Putra Senin (29/8) mendatang di Maguwoharjo Internasional Stadium (MIS).

Jeda waktu yang cukup panjang akan dimanfaatkan untuk mengadakan pertandingan uji coba dengan tim lokal atau yang berada satu level dengan PSS. Uji coba diperlukan untuk menjaga kondisi fisik pemain dan level permainan agar tetap fokus.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyebutkan, tidak menutup kemungkinan timnya akan beruji coba dengan Timnas U-19 yang saat ini diasuh Eduard Tjong. Namun mengenai kepastiannya masih menunggu keputusan federasi. Sebab dalam waktu dekat Dimas Drajad dkk masih fokus untuk uji coba melawan Timnas U-19 Philipina Jumat (19/8). Sedangkan uji coba dengan tim lokal PSIM Jogja baru dijadwalkan pekan depan.

“Timnas U-19 bisa jadi lawan yang bagus, tapi mereka mau atau tidak kami belum tahu. Kami berharap bisa ada pemberitahuan secepatnya soal usulan ini soal waktu dan di mana pertandingannya. Karena sama-sama membutuhkan juga,” ungkapnya.

Di sisi lain, dalam latihan nanti Seto akan memperbaiki permainan anak asuhnya dari hasil evaluasi. Salah satunya transisi para gelandang bertahan yang terlihat kurang efektif saat membantu pertahanan. “Kami punya waktu panjang sebelum pertandingan lawan Madiun. Mereka sudah kenal dengan permainan PSS, karena pelatih mereka Nova Arianto sudah pernah main bersama juga,” Katanya.

Menghadapi Madiun Putra di kandang, dia menginginkan tidak ada kesalahan sekecil apapun. Sebab dengan kemenangan tersebut menjadi modal berharga PSS sebelum tandang ke Martapura.(riz/din/ong)