JOGJA- Komunitas Paguyuban Onthel Djogjakarta (Podjok) melaksanakan upacara dengan pakaian dan bahasa Jawa, mereka kemudian berkeliling kota. Ketua Podjok Munthowil mengatakan, sengaja berpakaian adat Jawa bersepeda keliling Kota Jogja. Dari Kotabaru mereka menuju kawasan Tugu, Malioboro, termasuk di depan Gedung Agung hingga finis di Tamansari. Hal itu sekaligus sebagai ajakan untuk kembali bersepeda. “Dalam setiap kegiatan kami memang untuk mengajak kembali bersepeda,” tuturnya.

Towil menerangkan, dalam bersepeda juga sebagai ajakan untuk hemat energi dan juga mengajarkan toleransi ketika berada di jalan raya. Selain itu dengan berpakaian adat Jawa, juga untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan cinta budaya.

“Kontribusi kami bagi bangsa, paling tidak dengan tetap mempertahankan nasionalisme,” ujarnya.

Sebelumnya di halaman Bentara Budaya Jogja, komunitas Podjok ini juga menggelar upacara bendera. Lengkap mulai dari pengibaran bendera merah-putih, pembacaan teks proklamasi, yang semua peserta mengenakan pakaian Jawa.(pra/ila/ong)