SLEMAN – Pertandingan uji coba internasional Timnas Indonesia U-19 melawan Timnas Filipina U-19 dipastikan digelar sore ini mulai pukul 15.30 di Maguwoharjo International Stadium (MIS). Panitia menggratiskan laga ini. Sebanyak 500 personel keamanan diterjunkan untuk mengamankan laga ini.

Ketua Panpel PSS Sleman yang ditunjuk sebagai panpel lokal Ediyanto mengatakan, kebijakan bertujuan untuk mengenalkan Timnas Indonesia U-19 kepada masyarakat. Khususnya warga DIJ. “Ini menjadi pertandingan gratis yang pertama yang digelar di Sleman,” katanya.

Friendly match melawan Philipina ini menjadi uji coba internasional pertama anak asuh Eduard Tjong. Sebelumnya, Andy Setyo Nugroho dkk telah melakoni tiga uji coba selama dua bulan waktu seleksi dan pemusatan latihan. Yaitu masing-masing menghadapi tim PPLM dan PON DKI di Jakarta serta FC UNY di Jogjakarta.

Eduard Tjong akan melihat mental bertanding para pemai n di laga ini. Selain itu juga menilai sejauh mana daya tahan pemain untuk bermain pressing ketat selama 90 menit.

“Kami mau main daya tahan, kerjasama dan finishing. Tapi yang terpenting mental,” tandasnya.

Edu juga mengaku buta permainan The Azkals- julukan Timnas Philipina. Sebab selama lebih banyak melihat rekaman pertandingan tim-tim yang berada satu grup dengan Indonesia. “Timnas senior mereka perkembangannya luar biasa. Terlepas dari itu pemain naturalisasi. Dan saya rasa untuk U-19 mereka hampir sama,” ujar mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Kapten timnas Indonesia U-19 Andy Setyo Nugroho sudah menantikan pertandingan tersebut. Meskipun menjadi laga internasional pertama ia berharap menuai hasil positif. “Kami tidak jadikan sebagai beban tapi menjadikan motivasi pertandingan selanjutnya. Pemain sudah siap dan harus siap,” tandasnya.

Pelatih Timnas Philipina U-19 Dan Padernal memboyong 17 pemain ke Indonesia. Dari jumlah itu lima di antaranya pemain naturalisasi dari Amerika Serikat, Inggris, dan Hongkong. Termasuk kapten tim Mark Anthony Winhoffer dari Amerika. “Tahun ini kami mempunyai tim baru, sekitar 80 persennya berbeda dengan skuad saat Piala AFF U-19 di Laos 2015 lalu,” katanya.(riz/din/ong)