BANTUL – Kinerja Kantor Pengolahan Data Telematika (KPDT) tengah disorot. Dengan alokasi anggaran yang cukup fantastis, kinerja kantor yang terletak di kompleks Parasamya ini ternyata masih belum sesuai harapan.

Salah satunya tentang konten situs www.bantulkab.go.id yang menjadi garapan KPDT. Konten resmi milik Pemkab Bantul itu tampak tidak tergarap serius. “Salah satunya konten visi-misi,” kritik Sekretaris Komisi A DPRD Bantul Gayuh Pramuditha kemarin (19/8).

Gayuh menilai, konten visi-misi pemkab seharsnya diganti. Itu seiring dengan bergantinya tapuk kepemimpinan. Sayangnya, konten visi dan misi yang terletak di tautan profil ini masih merujuk kepemimpinan lama. Atau mengacu rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2011-2015.

“RPJMD-nya sendiri juga sudah ada yang baru,” ucapnya.

Gayuh menyebut jatah anggaran KPDT pada APBD Murni 2016 cukup besar. Mencapai Rp 6,9 miliar. Jumlah itu paling besar dibanding satuan kerja perangkat daerah (SKPD) selevel. Kantor Kesbangpol, misalnya hanya Rp 2,5 miliar. Begitu pula dengan kantor arsip, anggarannya sebesar Rp 2,4 miliar.

Oleh karena itu, Gayuh meminta KPDT meningkatkan kinerjanya. Salah satunya dengan memperbaiki sekaligus mengupdate berbagai konten situs www.bantulkab.go.id. Apalagi, situs ini juga bagian dari presentasi pemkab. “Situs pemkab kan, diakses orang banyak,” ujar politikus Partai Gerindra asal Banguntapan ini.


Kepala KPDT Bantul Sri Budoyo tidak mengelak jika konten visi-misi belum ada perubahan. Kendati begitu, Sri beralasan penggantian konten ini menunggu materi soft copy RPJMD 2016-2021 dari Bappeda. “Memang sudah kami rencanakan perubahannya,” ujarnya.

Selain konten visi-misi, ada beberapa yang akan diperbarui KPDT. Antara lain tentang album foto. Foto-foto yang akan dipajang nantinya disesuaikan dengan pimpinan yang baru.
”Minggu-minggu ini akan kami ganti,” lanjutnya.(zam/din/ong)