JOGJA- Sore ini, PSIM Jogja seharusnya mela-koni laga tandang ke kandang PPSM Magelang di Stadion Muh Soebroto.

Namun, Panpel PPSM Magelang sudah mengantongi izin dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator liga untuk memindahkan venue pertandingan ke Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul

Tetapi kemarin (19/8) setelah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian yakni Polres Ban-tul, Panpel PPSM Magelang tidak mendapatkan izin. Salah satu alasannya, karena ini lintas wilayah.

Laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC)- B Grup 4 ini dijadwalkan akan digelar Senin (22/8) mendatang di SSA.

Manajer Teknik PPSM Magelang Salafudin menyesalkan keputu-san ini. Selain itu, keputusan ini juga merugikan tim. Itu juga berdampak terhadap psikologis para pemain.

“Para pemain sudah berangkat ke Jogja tadi pagi ( kemarin). Karena ditunda, ma-lam ini (tadi malam, Red) kami pulangkan lagi ke Magelang,” kata dia kemarin (19/8).

Kubu PSIM Jogja tidak mempersoalkan perubahan waktu pelaksanaan laga tersebut. Namun, mereka mengaku belum mendapatkan kabar resmi tentang penundaan tersebut.

” Kami masih menunggu kabar resmi tentang itu. Baik dari kubu pan-pel PPSM Magelang maupun dari Polres Bantul,” kata Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kussumandaru.

Sambil menunggu laga tersebut, kubu PSIM Jogja masih punya waktu untuk menyiapkan diri. Laga ini menjadi agenda teramat penting bagi tim berjuluk Pangeran Biru ini.

Sebab, mau tidak mau, mereka harus mati-matian meraih poin penuh agar jalan ke babak 16 besar lebih ringan.

Hasil kemenangan 2-0 di laga pertama saat menjamu PPSM di Stadion Sultan Agung (SSA) menjadi bekal positif bagi Johan Arga dkk.

Namun, Pelatih PSIM Jogja Erwan Hendarwanto tidak ingin mentah-mentah menja-dikan hasil pertandingan yang lalu sebagai patokan.

Sebab, tim berjuluk Laskar Tidar tersebut juga pasti akan bermain ngotot dan tidak meng-inginkan kalah untuk yang kedua kali.

“Secara kolektifitas mereka bagus. Motivasi untuk memba-las kekalahan itu yang perlu diwaspadai,”ujar Erwan.

Pada klasemen sementara Grup IV, PSIM Jogja masih menem-pati peringkat kedua dengan 14 poin. Posisi ini di bawah PSIS Semarang yang sudah tidak mungkin terkejar dengan 17 poin.

Sementara itu, posisi PSIM masih dibayang-bayangi tim lainnya, seperti PSIR Rembang di posisi ketiga dengan 13 poin dan Persijap Jepara di pering-kat keempat dengan 12 poin. Sedangkan PPSM Magelang berada di peringkat kelima dengan 10 poin.

“Dua laga terakhir harus menang. Kalau tidak bisa disusul tim lain. Misalnya Persijap yang masih memiliki tiga laga home. Bisa jadi keuntungan buat Persijap,”ujarnya. (dya/din/ong)