SLEMAN – Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Timnas Filipina U-19 dengan skor 3-1 dalam pertandingan persahabatan di Maguwoharjo Internasional Stadium, kemarin (19/8). Tiga gol itu dicetak Dimas Drajad (menit 22), Sandi Pratama (58), dan Edo Febriansyah (92). Sebiji gol Philipina dicetak Lorenzo Giuseppe Genco.

Meskipun menang dengan skor meyakinkan, Pelatih Timnas Indonesia U-19 Eduard Tjong menilai masih banyak hal yang perlu diperbaiki timnya. Salah satunya masalah konsentrasi dan penyelesaian akhir. “Sudah ada perkembangan dibanding saat lawan UNY. Terutama dalam kerjasama dan percaya diri serta mental bertanding. Terbukti tadi sudah bisa main satu dua sentuhan,” katanya.

Mengenai konsistensi permainan, ia melihat di babak kedua anak asuhnya memang mulai kedodoran. Apalagi tim tamu mulai bisa menekan melalui kedua sisi sayap dan lini tengah. “Belum bisa konsisten main pressing dua babak. Buktinya menit 70 ditekan, mulai goyang. Satu-dua pemain fisiknya juga menurun,” imbuhnya.

Selain itu yang juga menjadi pekerjaan rumahnya adalah memperbaiki finishing. Terlihat Dimas Drajad dkk mempunyai banyak sekali kesempatan di depan gawang. Namun hanya tiga yang bisa dikonversi jadi gol. “Banyak sekali kans tadi, tapi belum bisa dimaksimalkan,” ujar Edu.

Hal itu juga diakui Dimas Drajad. Dalam beberapa waktu sebelum berangkat ke Vietnam akan terus diperbaiki. “Iya tadi sebenarnya finishing banyak peluang, hanya cetak satu. Memang masih perlu diperbaiki,” katanya.

Di sisi lain, Pelatih Filipina U-19 Dan Padernal menilai, dengan persiapan yang juga mepet memang berat mendapatkan skuad yang ideal. Dalam pertandingan melawan Indonesia, The Young Azkals julukan timnas Filipina, masih perlu banyak perbaikan.

“Pertandingan yang berat bagi kami. Saya juga kecewa dengan gol dari tendangan penjuru yang sepele tapi tidak bisa diantisipasi. Beberapa pemain juga tidak fit. Tapi hasil uji coba pertama ini nanti akan kita evaluasi dan mungkin untuk menambah pemain baru lagi,” katanya. (riz/din/ong)