KULONPROGO – Pramuka adalah sebuah kegiatan yang sangat baik untuk pembinaan generasi muda. Pramuka merupakan gera-kan nasional, legal formalnya sangat jelas dan kuat, sehingga sah hukumnya jika ing-in berkiprah seluas-luasnya.

Indonesia Scout Challange (ISC) 2015-2016 yang diseleng-garakan Kwarnas bersama Jawa Pos Group sangat positif.Pernyataan ini disampaikan Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo kemarin (20/8).

Menurutnya, Kulonprogo sangat beruntung mendapat kesempatan mengikuti ISC tahun ini, terlebih momentumnya juga sangat te-pat yakni masih dalam semangat HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya rasa ini sangat positif untuk pembinaan ge-nerasi muda,” katanya.

Menurut Wabup Sutedjo, gerakan Pramu-ka sangat kuat menanamkan nilai-nilai ke-bangsaan.

Mental anak juga tertempa dengan baik melalui Pramuka, pola pikir anak juga terasah positif di tengah era globalisasi yang rentan dengan gerusan pengaruh budaya luar yang tidak baik. Kegiatan Pramuka juga sudah ditetapkan sebagai kegiatan ekstra kulikuler yang diikuti semua sekolah di Ku-lonprogo.

“Pramuka sangat baik untuk membentuk karakter anak-anak kita. Pramuka mem-bantu anak-anak menemukan jati diri se-bagai manusia yang memegang adat keti-muran (toleransi, sopan santun, menjunjung nilai kebersamaan, gotong royong, peduli dan suka tolong menolong),” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon-progo Eko Teguh Santosa SPd menambah-kan, Dinas Pendidikan mendukung penuh kegiatan ISC 2015-2016 di Kulonprogo, ka-rena banyak nilai positif yang akan diterima anak-anak. Di Kulonprogo, Pramuka meru-pakan kegiatan ekstra kurikuler wajib.

“ISC baik media aktualisasi bakat dan eks-presi yang sangat positif. Secara otomatis jiwa kepramukaan mereka juga akan terasah dengan baik dengan mengikuti kompetisi ini,” tambah Sutedjo.

Dijelaskan, terkait program kegiatan ke-pramukaan itu menjadi ranah Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kulonprogo yang hingga saat ini terus berkarya. Banyak sekali kegiatan yang sudah teragendakan secara rutin oleh Kwarcab, mulai dari ke-giatan di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

“Di antaranya jelah wisata, kemah budaya, perkemahaan Sabtu Minggu (Persami), Jam-bore nasional dan Raimuna tingkat nasional. Kulonprogo selalu aktif mengirimkan wa-kilnya di tingkat nasional, bahkan bisa di-katakan terbaik di DIJ,” jelasnya.

Melalui gerakan Pramuka, lanjut Eko, anak-anak dikenalkan tentang nilai-nilai nasio-nalisme, patriotisme dan cinta tanah air. Melalui Pramuka mereka diajarkan hidup mandiri, berpikir kreatif, menjaga toleransi antarsesama dan membudayakan sikap bergotongroyong dalam kehidupan sehari-heri di tengah lingkungan.

“Saya berharap dalam ajang ISC ini anak-anak kami dari Kulonprogo bisa berbicara banyak dan lolos ke provinsi. Syukur bisa lolos ke nasional dan menang, sehingga berkesempatan terbang ke Amerika,” tandas Sutedjo. (tom/laz/ong)