SLEMAN – Menghadapi Piala AFF U-19, 11-29 September men-datang, Pelatih Timnas Indonesia Eduard Tjong akan membawa seluruh anak asuhnya ke Vietnam.

Itu berarti ia tidak mencoret satu pemainnya dari 24 pemain yang saat ini menjalani pemusa-tan latihan di Jogjakarta.

Sebelumnya dikatakan Edu, ia akan memulangkan satu dari 24 pemain setelah laga uji coba internasional melawan Filipina U-19.

Hal itu setelah setiap tim peserta AFF 2016 diminta mendaftarkan pemain pada 21 Agustus sebanyak 23 orang sesuai kuota yang ditentukan.

Namun setelah partai persahabatan Jumat (19/8), Edu belum bisa memutuskan siapa pemain yang akan dicoret.

“Keputusan ini cukup sulit bagi saya karena harus memu-langkan satu pemain. Coba kalau dalam TC kemarin ada 4-5 pemain baru yang bergabung, saya bisa mencoretnya. Kasihan kalau hanya memulangkan satu orang, apalagi ini pemain-pemain muda dan sudah lama bergabung dengan tim. Jika harus dipulang-kan, takutnya mental pemain itu jatuh,” ungkapnya.

Karena itu ia memutuskan akan tetap membawa seluruh pemain-nya ke Vietnam, meskipun hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan. Keputusan itu sudah dikomunikasikan dengan PSSI dan ia ber-harap federasi bisa menerima.

Dalam latihan pagi Sabtu (20/8) kemarin, hanya diikuti pemain yang bermain di bawah 45 me-nit saat melawan Filipina U-19.

Pemain yang mengisi lineup pada uji coba sebelumnya se-perti Dimas Drajat, Muhammad Rafli, Bagas Adi Nugroho dan kapten tim Andi Setyo Nugroho, tidak terlihat ikut berlatih.

“Ha-ri ini (kemarin, Red) hanya latihan pagi. Setelah itu tim dilibur-kan dan sudah harus berkumpul lagi saat makan malam besok,” tuturnya.

Di sisi lain Edu masih berharap anak asuhnya kembali menja-lani satu uji coba internasional lagi sebelum berangkat ke Viet-nam. Namun skedul terdekat, setidaknya dua tim lokal sudah dipersiapkan untuk menjajal kemampuan anak-anak U-19.

“Tanggal 24 Agustus kami me-lawan Persikama di Magelang, lalu dua hari setelahnya (26/8) menghadapi PSIM Jogja,” tan-dasnya. (riz/laz/ong)