JOGJA-Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIJ kian serius dalam membina bibit-bibit potensial atlet panjat tebing. Salah satu upayanya yakni dengan mengasah mental dan menambah jam terbang atlet junior dalam kejuaraan, baik tingkat regional maupun nasional. Harapannya, ke depan regenerasi atlet tidak berhenti dengan kualitas yang semakin baik.

Sekretaris Umum Pengurus Daerah (Pengda) FPTI DIJ Topan Faizal Rizal mengatakan, pihaknya akan mengirim empat atlet junior untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kelompok Umur yang digelar di Bangka Belitung pada 23-28 Agustus mendatang. “Mereka sudah berlatih selama dua bulan untuk Kejurnas ini,”ujarnya Sabtu (20/8).

Empat atlet junior yang akan turun di 10 nomor pertandingan yakni Argo Satrio yang akan turun pada speed world record junior dan boulder junior. Seto yang akan turun di nomor lead youth A, speed world record youth A dan boulder youth A. Sementara dua lainnya yakni Dyah Puspitaningtyas yang akan tampil pada nomor lead youth A, speed world record youth A dan boulder youth A, dan Sukma Lintang yang diharapkan bisa meraih medali di nomor lead spider kid A dan speed spider kid A.

Disinggung mengenai target, pihaknya tidak mematok target muluk. Namun setidaknya bisa merebut kembali dua medali emas seperti di penyelenggaraan tahun lalu. “Target kami setidaknya bisa mempertahankan dua emas yang diraih pada kejuaraan tahun lalu,”ujarnya.

Empat atlet ini nantinya akan didampingi pelatih Anang Sulistya dan manajer Sultoni Sulaiman. Diharapkan, empat atlet ini bisa meningkatkan kemampuan. Sehingga ke depan bisa menjadi andalan DIJ di kejuaraan dengan level yang lebih tinggi.

Ditambahkan, dengan mengirim atlet junior, merupakan salah satu cara Pengda FPTI DIJ dalam melakukan regenerasi dan pembinaan atlet junior. “Untuk proyeksi jangka panjang, DIJ memang harus memulainya sejak dini. Karena persaingan dengan daerah lain sangat ketat. Apalagi di level senior,”ujarnya.(dya/din/ong)