KULONPROGO – Memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, Dinas Kebudayaan Kulonprogo menggelar karnaval budaya, kemarin (21/8). Even tahunan ini selalu dinanti masyarakat, warga tumpah ruah sepanjang rute.

“Tahun ini sedikit berbeda. Peserta diwajibkan memberi sentuhan budaya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo, Untung Waluyo, Minggu (21/8).

Menurut Untung, karnaval tahun ini sekaligus penanda kelahiran Dinas Kebudayaan Kulonprogo. Menunjukkan kebudayaan mampu mewarnai kemerdekaan.

Karnaval budaya kali ini diikuti 61 kelompok. Terdiri dari SKPD, instansi, pemerintahan desa, kecamatan, dan masyarakat umum. Rute dari Lapangan Pengasih dan finis di
Gedung Kesenian Kulonprogo. Podium utama di sisi utara Alun-Alun Wates.

Salah satu peserta karnaval, Arif Budiman dari Pantok Wetan, Desa/Kecamatan Kalibawang mengungkapkan, pemuda Pantok Wetan mengangkat kebudayaan India dengan tema Krisna. Mereka membuat ogoh-ogoh berbentuk ular Cobra.

“Proses pembuatannya memakan waktu sekitar satu bulan. Kami menggunakan bahan baku limbah, berupa kertas koran, daun nangka, bambu. Menghabiskan biaya Rp 2 juta,” kata Arif. (tom/iwa/ong)