TERIK matahari tidak menyurutkan semangat para Peserta Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Kulon-progo.

Keceriaan peserta “pecah” saat melalui game-game yang di-pertandingkan. Mereka bersaing sengit untuk mendapatkan medali terbanyak.Kecermatan dan ketelitan terlihat jelas dalam game PPGD ini.

Tangan-tangan kecil itu terlihat sangat ceka-tan membuat tandu dan merawat temannya yang pura-pura patah kaki, tangan dan cedera di kepala.

Kekompakan dan adu strategi juga tersimak dalam game Badge Challange.Sementara kecepatan juga diper-tontonkan dalam game Slide The Word. Penguasaan medan dan bahasa Inggris mereka juga diuji dalam game Navigation Challange, Sense Challange dan Englesh Corner.

Keseruan game Team Building dan Balls Cha-llange (Rolling Balls dan Lempar Bola) dalam gelaran ISC juga bukan isapan jempol. Tidak sedikit pe-serta yang berhasil melalui tantangan memekikkan yel-yel tanda semangat me-reka terus menyala.

Belum lagi tantangan dalam mem-buat kreasi Hasta Karya, Mereka mencoba membuat yang terbaik untuk memborong medali yang di-sediakan sebagai tiket untuk me-langkah ke provinsi. Kerajinan tangan yang dihasilkan juga tidak asal-salan.

Para peserta nampak niat menyiapkan bahan-bahan yang digunakan untuk game ini untuk di-kreasikan menjadi barang yang menarik (Inovation Challenge).

Tidak hanya asal jadi, kreatifitas mereka ter-pompa untuk meng-kombinasikan kemasan sachet Antangin Junior menjadi hasil karya yang me-narik untuk dinilai panitia.

Properti atau dresscode berbahan produk Antangin Junior juga dikenakan saat penilaian Hasta Karya. Dari sinilah, anak-anak mendapat ilmu untuk bisa mengolah kreatifitas.

Hal itu menjadi modal untuk berlatih man-diri pasca ISC.Salah satu peserta, Nauval Zulkar-naen, dari SDN 1 Sentolo (Regu 13) mengaku sangat senang bisa meng-ikuti kegiatan ISC. Ia mengaku sudah berlatih maksimal untuk mengikuti ajang ini.

“Saya dan teman-teman sudah berlatih. Kami siap bertanding,” ucapnya.

Peserta lain, Afrida Priyaswati, dari SDN Wonorejo I, Nanggulan (Regu 19) mengungkapkan hal senada. Wajahnya nampak cerah dan lega setelah me-nyelesaikan tantangan dalam game Slide The Word.

“Alhamdulillah saya bisa, saya berhasil menyumbang medali dalam game Slide The Word. Menyenang-kan sekali,” ungkapnya. (tom/din/ong)