MAGELANG – Komplotan penipu dari berba-gai daerah berhasil dibekuk jajaran Polres Ma-gelang Kota. Tujuh pelaku dijebloskan ke jeruji besi setelah terbukti melakukan peni-puan Rp. 400 juta. Pelaku mengelabuhi korban dengan modus jual beli cengkih.

Namun setelah korban memberi uang muka, pelaku justru kabur. Ketujuh pelaku adalah Wahyudin, 37, asal Ci-badak Sukabumi; Parudy alias Yanto, 54, asal Karawang Barat; Subroto alias David, 47, asal Teluk Jambe Karawang; Widyantono, 24; Suk-moyo, 34 dan Amin Basuki, 39, asal Kendal.

Satu di antara pelaku, Achmad Sopandi, 43, asal Subang memiliki gelar sarjana ekonomi (SE). “Di hadapan petugas, ketujuh pelaku menga-kui perbuatan menipu,” kata Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani Senin (22/8).

Penangkapan ketujuh pelaku ini bermula ketika korban melaporkan perkara penipuan yang dilakukan Yanto, David, Sopandi, dan Wahyudin. Ketiganya datang ke pengusaha cengkih di wilayah Kecamatan Grabag, Kabu-paten Magelang, Sukasno alias Haji.

Mereka berencana membeli cengkih dan disepakati sebanyak 13,4 ton. Nilainya Rp 125.000/kg atau total harga sekitar Rp 1,3 miliar.Setelah itu pelaku membayar uang muka Rp 10 juta.

Tapi, tersangka bingung akan dijual lagi ke mana cengkih sebanyak itu dan terpikir mencari pembeli. Akhirnya bertemu dengan korban Rahayu Sri Mumpuni, 47, warga Kabu-paten Semarang. (ady/laz/ong)