STECE panen sukses di Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016 pada 29 Juli hingga 13 Agustus 2016 lalu. Tim basketnya menyabet gelar champion untuk kali ketiga. Suporter meraih posisi kedua supporter award. Sedangkan tim dance meraih 3rd place UBS Gold Dance Competition.

“Saingannya lebih berat. Kualitas tim dance merata. Banyak juga yang menurut kami bagus,” ungkap Lidwina Larasati, kapten Rassel Evanore, tim dance Stece.

Rassel Evanore merupakan gabungan dari dua ekstrakulikuler. Rassel Dazzel adalah kumpulan anak cheerleader. Sedangkan Evanore berisi anak dance. Dalam kompetisi UBS Gold Dance, mereka bergabung menjadi satu.

“Kami coba konsep baru, olahraga tinju. Tujuannya pengen nunjukin kalo cewek juga bisa perkasa. Jadi jangan cuma dinilai sebagai orang-orang yang lemah,” kata Laras.

Saling mengingatkan antar-teman. “Intinya jangan saling menyalahkan. Harus fokus bahwa tim adalah sebuah kesatuan. Jadi kalo ada yang salah bukan dimarahin, tapi saling mengingatkan,” ujar Elisse Monica (Elmo), salah satu anggota Rassel Evanore.

Baik Laras dan Elmo mengungkapkan, kerja keras dan rasa haus prestasi harus ada di setiap individu anggota tim dance yang berburu juara.

“Kerja keras yang utama, menjelang DBL kami latihan tiap hari. Terus jangan mudah putus asa dan cepat puas. Tanamkan dalam hati kalo harus bisa mencapai suatu target,” kata Laras. (ata/iwa/ong)