JOGJA- Untuk mematangkan lagi mental pemain, Timnas U-19 akan menghadapi PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (26/8)

“PSIM jelas lebih senior, penonton juga banyak. Kami ingin melihat mental pemain. Main di Vietnam bisa lebih bagus lagi. Kami juga ingin lawan PSIM bisa lebih ada progres lagi,” katanya.

Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja sengaja dipilih karena selain karena pertimbangan taktikal. Juga sebagai ujian saat menghadapi suporter lawan nantinya. Sebab, sebagian besar pemainnya sangat minim pengalaman bertanding level internasional.

“Paling banyak satu dua kali termasuk lawan Philipina. Kalau ada tekanan penonton, kami mau lihat mental anak-anak bagaimana penga-ruhnya ke permainan,” ujarnya.

Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto menyebut, secara usia kedua tim tidak ada perbedaan yang terlalu jauh. Ia juga mengatakan, dalam uji coba itu dia akan berusaha memberikan penampilan terbaik sesuai yang diinginkan pelatih Timnas U-19.

“Kami juga sekalian untuk persiapan di tanggal 3 Agustus nanti melawan PSIR Rembang,” katanya.

Ketua panitia pelaksana pertandingan Brustam Iswanto mengatakan, perizinan pertandingan antara Timnas U-19 dan PSIM Jogja sudah keluar dari kepolisian.

Pertandingan rencananya akan dimulai jam 14.00. Panitia men-jual tiket pertandingan untuk menghargai tim yang bertanding.

“Untuk tribun terbuka Rp 10 ribu, VIP Rp 25 ribu. Loket dibuka jam 13.00. Kami juga undang bupati, kapolres, dan Dandim Bantul.

Sedangkan kuota tiket untuk tribun terbuka dicetak 10 ribu dan tertutup 3 ribu,” papar-nya. (riz/din/ong)