SEMENTARA itu setelah dilakukan upacara bendera, malam harinya dilanjutkan dengan resepsi kenegaraan, dan dilanjutkan dengan panggung hiburan rakyat. Berbeda dengan daerah lain, untuk resepsi kenegaraan di Kabupaten Yalimo digelar di tempat (panggung) terbuka, yakni di halaman Kantor Bupati di Elelim.

“Sengaja resepsi kenegaraan kami gelar terbuka, agar masyarakat tahu tentang apa saja yang dilakukan jajaran pemerintah saat resepsi kenegaraan itu sendiri,” kata Ketua HUT ke-17 Kemerdekaan RI di Yalimo, Dr.Drs Gasper Liauw MSi.Dalam HUT Kemerdekaan RI kali ini, Gasper-pangilan akrab Sekda, harus jadi Ketua Panitia karena jajarannya khususnya para Kepala SKPD menolak jadi ketua dengan alasan masih capek seiring baru usainya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati pada 15 Juli lalu.Ada baiknya ketika Gasper Liauw selaku Sekda sebagai Ketua Panitia.

Tak hanya inovasinya dalam “membakar” semangat para pegawai dan masyara-kat, tapi juga kreativitasnya dalam mengemas semua kegiatan.Semisal soal tema HUT ke-71 Kemerdekaan RI secara nasional yang berbunyi “Indonesia Kerja Nyata”, namun sebagai Ketua Panitia, Gasper Liauw menjabarkan lagi dengan sub tema “Dengan Semangat HUT ke-71 RI, Kita Tingkatkan Pelayanan Publik yang Profesional dan Berkualitas demi Mewujudkan Yalimo yang Mandiri, Berdaya Saing dan Sejahtera”. “Sub tema tersebut dilatarbelakangi dari tugas pegawai ASN, sesuai UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yaitu melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepeg-waian sesuai dengan ketentuan peraturan perun-dang-undangan, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan mempererat persatuan dan kesatuan NKRI,” jelas Gasper.

Inovasi yang lain, bahwa Resepsi Kenegaraan dibuat secara terbuka di tanah lapang, serta gelaran hiburan rakyat yang menghadirkan artis dan grup musik dari Ibukota Jakarta.Untuk hiburan rakyat, panitia menghadirkan artis dari Jakarta: Gerson Rehatta and Friends, dan bass guitar Etto Ririmasse yang merupakan pimpinan group band Papua Original. “Artis tersebut dipilih, karena lagu dan penampi-lannya sangat pas dengan karakter masyarakat di Yalimo khususnya, dan Papua pada umumnya. Intinya menyesuaikan dengan kemauan masyarakat kita (lokal),” tandas Gasper.

Kehadiran para musisi ibukota tersebut, sangat menghibur masyarakat malam itu. Karena segala aliran lagu, dengan segala aliran musik dapat ditampilkan, sehingga memuaskan penonton.Ikut ambil bagian dalam hiburan rakyat malam itu, Bupati Yalimo Er Dabi, S.Sos, Wakil Bupati Lakius Peyon, SST, Par, Sekda Gasper Liauw, Ketua DPRD Yalimo Nahor Yare S.Ip. Dalam kesempatan itu, bupati melantunkan dua lagu langsung, selanjutnya wakil bupati berduet dengan Ketua DPRD menyanyi-kan satu lagu, dan Sekda Gasper Liauw memainkan instrumen guitar melody. Manggungnya empat pejabat Pemkab Yalimo ini lebih memuaskan penonton, dan aplaus dari masyarakat sangat riuh.Hiburan rakyat berlangsung hingga jauh malam, namun tetap aman terkendali, dikarenakan tingkat koordinasi panitia dengan Polri, Brimob dan TNI sangat baik. (jko/ong)