SLEMAN – Tiga band asal Jogja, Endank Soekamti, Shaggydog, dan Sheila On 7 dipastikan akan satu panggung dalam Local Heroes, malam ini (27/8). Ketiganya siap menampilkan perfoma terbaik mereka di Stadion Kridosono. Setiap personel tengah menyiapkan kejutan konsep penampilannya.

Bassist Sheila On 7 Adam Subarkah mengapresiasi konser ini. Menurutnya, ketiga band ini sangat jarang bisa tampil dalam satu panggung. Tentunya ini menjadi momen yang takkan terlupakan bagi para personel dan fans mereka.

“Jogja adalah kota yang melahirkan kami. Menjadi persembahan istimewa kami untuk Jogja melalui konser Local Heroes,” kata Adam saat jumpa media di ESCO Restaurant, Pringgodani, Catur Tunggal, Depok, Sleman, kemarin (26/8).

Adam menilai konser ini memberi pengaruh baik bagi animo musik Jogja. Di mana saat ini atmosfir bermusik band-band lokal Jogja sedikit kendur. Harapannya dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya ke depannya.

“Dari awal kami (Sheila On 7) juga tidak menyangka mendapatkan gelar Heroes. Semoga dapat menginspirasi teman-teman musisi Jogja. Semua disyukuri untuk memajukan musik Jogja,” tambahnya.

Pentolan grup Endank Soekamti, Erix Soekamti, berharap konser ini dapat menjadi apresiasi nyata bagi musisi Jogja. Di sisi lain dirinya menilai pahlawan adalah kata yang bisa disematkan dalam berbagai hal. Tidak hanya dalam artian pahlawan perang, tapi juga bidang lainnya.

Jogja, menurutnya, dibangun dari berbagai aspek kreativitas. Salah satu yang paling mempengaruhi adalah musik. Kiprah ini tak hanya sampai dilevel lokal tapi hingga nasional bahkan internasional.

“Berkarya secara kreatif perlu konsistensi untuk ke depannya. Pertemuan dengan Shaggydog dan Sheila On 7 sangat menyenangkan. Di luar kami aktif ngobrol, tapi untuk satu panggung memang baru kali ini,” kata Erix.

Erix juga mengaku dalam bermusik terinspirasi dari Shaggydog dan Sheila On 7. Dirinya pernah meminjam bass dari Adam Sheila On 7 saat pertama kali bermusik. Bahkan ketika remaja, Erix juga kerap menonton konser Shaggydog.

“Saya pinjam cukup lama lho, sampai tiga tahun lebih. Shaggydog juga sedikit banyak mempengaruhi bermusik saya. Ini bukti bahwa iklim bermusik di Jogja sangat inspiratif,” katanya.

Vocalis Shaggydog Heru berharap konser ini dapat menjadi obat nostalgia. Dirinya mengenang saat masih tergabung dalam Alamanda Music Corner. Di mana ketiga band ini pernah satu tongkrongan dan saling bertukar ide saat merintis karir pertama kali. (dwi/laz/ong)