GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul mulai mempersiapkan langkah antisipatif terkait dengan penundaan pancairan Dana Alokasi Umum (DAU) yang salah satu di mata anggarannya bersinggungan dengan kesejahteraan pegawai negeri spil (PNS).

Pjs Sekda Gunungkidul Supartono mengatakan, dengan adanya penundaan DAU sebesar Rp 138 miliar, banyak mata anggaran yang akan segera dikurangi. Sedangkan untuk mengetahui secara detail pemangkasan anggaran, satuan kerja perangkat daerah (SKPD), satu per satu akan dipanggil. “Dipanggil untuk menyelaraskan anggaran bersama dinas pendapatan pengelolaan keuangan dan aset Daerah (DPPKAD). Nanti akan terlihat mana program yang bisa kami tunda atau harus dilanjutkan,” kata Supartono kemarin (26/8).

Dengan penyelerasan bersama SKPD diharapkan pemangkasan anggaran bisa merata. Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) nanti diharapkan bisa lebih cermat dalam pemangkasan anggaran. Hanya diakui, memang sudah ada pencermatan terhadap dua mata anggaran yang nanti diamankan. “Yakni untuk alokasi dana desa (ADD) dan tambahan penghasilan (tamsil) PNS,” terangnya.

Dengan ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan TAPD, guna menyelematakan berbagai program yang sudah masuk perencanaan daerah. Sejumlah program sasaran pemangkasan diantaranya program pembanguan fisik serta pengadaan barang dan jasa. “Program dengan skala prioritas tidak begitu mendesak, kemungkinan besar juga akan dipangkas,” terangnya.

Ditambahkannya, jika rasionalisasi program lain bisa dilakukan, alokasi untuk tamsil dan ADD juga akan dipertahankan. “Kalau ADD menyangkut masyarakat banyak. Nah, PNS juga sudah berusaha keras masa tamsilnya ditiadakan. Kami akan berusaha amankan,” ucapnya.

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengingatkan, agar pemerintah tidak keliru dalam pemangkasan anggaran. Dia berharap jangan sampai anggaran untuk masyarakat justru tidak diprioritaskan. “Banyak cara bisa dilakukan tanpa harus memangkas belanja langsung ke masyarakat. Seperti pembanguna fisik yang belum dilelangkan dan juga PIWK,” kata politikus PDIP ini. (gun/din/ong)