KULONPROGO- Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kulonprogo Mudopati P menyebutkan Gelaran Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Championship memberikan dampak positif bagi para peserta. Kegiatan ini menumbuhkan kepercayaan diri para peserta. Para peserta juga mendapatkan pengalaman untuk saling berbagi, saling menghargai antarpeserta, serta menumbuhkan kebersamaan. “Itu termasuk para peserta yang telah berkompetisi dengan sportif dan berjuang dengan semangat tinggi,” ujarnya.

Mudopati menjelaskan, gelaran ISC ini memberikan banyak pengalaman yang menarik dan ilmu yang berguna. Dan diharapkan, mereka yang terpilih untuk mewakili Kulonprogo di final provinsi bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Kulonprogo. “Sekali lagi terima kasih ISC sudah memberi kesempatan Kulonprogo ikut dalam kompetisi yang cukup bergengsi ini, semoga menjadi bekal yang bermanfaat bagi anak-anak kami ke depan,” ucapnya.

Menurutnya, banyak nilai positif dalam kegiatan ISC ini. Terutama dalam pembentukan karakter. Terlebih saat ini generasi muda mengalami krisis jatidiri akibat gerusan perkembangan zaman. Menurutnya, dalam Pramuka pintar saja tidak cukup, karakter atau jati diri sebagai orang yang memegang adat ketimuran seperti sopan santun mulai terkikis. “Para peserta juga nampak antusias mengikuti gelaran ISC ini, mungkin karena baru kali pertama diselenggarakan di Kulonprogo,” jelasnya.

Tidak hanya peserta tetapi guru dan orang tua juga antusias. Bahkan ada perwakilan dari sekolah yang menanyakan bagaimana kalau pembina pendampingnya juga ikut serta. Ini untuk menyemarakkan kegiatan sekaligus mengawasi anak-anak didiknya.

PIC ISC Jateng dan DIJ Roky Maghbal menyatakan, sepuluh regu putra dan putri terbaik yang berhak mewakili Kulonprogo ke babak final provinsi yang rencanananya akan dihelat tanggal 18 -20 September 2016 mendatang.

Dalam final provinsi, game yang dipertandingkan secara garis besar sama seperti game di regional kabupaten. Tetap ada tantangan yang dikemas dalam bentuk game yang menarik, menguji kemampuan dan ketangkasan peserta. Namun, bobot tantangannya atau bobot soalnya tentu lebih meningkat. (tom/din/ong).