MUNGKID – Ascab PSSI Kabupaten Magelang menggulirkan turnamen sepakbola se-kabupaten ini. Sebanyak 42 klub dari berbagai penjuru ikut berlaga dalam ajang itu. Rencananya, turnamen digelar 1 September hingga 2 Oktober.

Pada turnamen ini penyelenggara sengaja memberi kesempatan lima pemain non-Magelang ikut di setiap klub. Hal ini agar mereka bisa berbagi teknik dan pengalaman dengan pemain lokal.

“Kami berharap ajang ini bisa menggairahkan kompitisi sepak bola di Kabupaten Magelang,” kata Ketua Ascab PSSI Kabupaten Magelang Gunawan kemarin (29/8).

Menurutnya, kompetisi ini sekaligus untuk mengisi kekosongan kompetisi setelah tiga tahun tidak ada kompetisi lokal. Kompetisi untuk membentuk tim bayangan Persikama 2016. Ke depan rencananya kompetisi akan digelar rutin.

Untuk berjalanya turnamen, panitia sudah menyiapkan tiga lapangan terpisah. Yakni pool 1 di Lapangan Sadegan, Kecamatan Tempuran; kemudian pool 2 di Lapangan Slamat, Payaman; dan pool 3 di Lapangan Armed 3, Sambung.

Setiap pool diisi sekitar 8 grup. Sementara setiap grup akan diisi 5-6 klub. Panitia memberi kesempatan setiap klub untuk menggunakan lima pemain non-Magelang. Mereka juga wajib menggunakan dua pemain usia 19 tahun dan harus dimainkan setiap laga.

Ketua Bidang Kompetisi Ascab Widarto menjelaskan, ke-42 klub dibagi ke dalam tiga pool. Kebijakan dari panitia ini dimaksudkan untuk persiapan membentuk Persikama dalam Piala Suratin 2017 mendatang. Kompetisi ini menggunakan sistem setengah kompetisi. Masing-masing juara dan runner grup akan maju ke babak 16 besar. “Tim yang masuk 16 besar otomatis akan masuk di Divisi Utama Ascab 2017,” katanya. (ady/laz/ong)