JOGJA – Peluang Wakil Wali Kota Imam Priyono (IP) untuk mengan-tongi rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan terbuka lebar. Setelah mengantongi surat tugas, IP diundang DPP partai berlambang banteng moncong putih itu untuk mengikuti sekolah partai yang dikhususkan bagi kandidat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 di Bogor, Jawa Barat.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDI Perjuangan Antonius Foki Ardianto menjelaskan, undangan sekolah partai itu lang-sung dari DPP. Dari DIJ hanya ada dua nama, mantan Bupati Kulon-progo Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Imam Priyono
“Sekolah partai salah satu syarat untuk maju lewat PDI Perjuangan,” tandas Foki, kemarin (30/8).

Sekolah partai ini berlangsung selama lima hari sejak tanggal 30 Agustus kemarin sampai 3 September mendatang. Sekolah partai ini berisikan pembekalan terhadap calon kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Pembekalan tersebut, selain mendapatkan doktrin Trisaksi dari PDIP, juga sharing ilmu dari kepala daerah inovatif. Dua kepala daerah terbaik yaitu Rid-wan Kamil dan Tri Rismaharini menjadi salah satu mentor dari sekolah partai tersebut.

“Jadi itu kan program wajib DPP Partai untuk semua kandidat,” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Danang Rudyatmoko menegas-kan, sekolah partai ini bukanlah parameter PDIP untuk membe-rikan rekomendasi. Sebab, semua keputusan mengenai rekomen-dasi tersebut tetap menjadi wewenang dari DPP PDIP.

Sekolah partai ini, selain mem-bawa hasil survei yang dilakukan masing-masing calon kepala daerah dari PDIP, juga mem-bawa laporan dari penugasan partai. IP mendapatkan tugas untuk mencari calon pendam-pingnya di pemilihan wali kota (pilwali). Khusus kandidat AB 2 A itu, Danang memastikan sudah ada dua nama.

“Kalau siapanya kami tidak tahu. Yang jelas ada dua nama,” katanya.

Di lain pihak, Ketua Dewan Pembina DPD Gerindra DIJ KPH Wironegoro mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuh-nya ke DPP untuk rekomendasi. DPD Gerindra DIJ tetap solid untuk memenangkan sia-pa pun rekomendasi dari Pra-bowo Subianto.

“Kami siap menjadi peme-nangan calon wali kota dari Gerindra. Entah Syauqi Soerat-no maupun Haryadi Suyuti,” tandasnya.

Dia memastikan, untuk pemi-lihan diantara dua nama itu, DPP akan memilih yang terbaik. Yaitu kandidat yang memiliki visi Keistimewaan DIJ.

“Saya percaya DPC Gerindra akan me-milih calon terbaik yang mampu membuat Kota Jogja menuju world class city,” tutup suami GKR Mangkubumi itu. (eri/ila/ong)