Izin Operasional Habis, Dinkes Sebut Ada Persoalan Internal

PURWOREJO – Layanan medis di RS PKU Muhammadiyah Purwo-rejo dihentikan menyusul habisnya izin operasional rumah sakit terhitung 23 Agustus 2016. Pihak rumah sakit diperkenankan memberikan layanan kepada pasien rawat inap yang ma-suk sebelum masa operasional berhenti
“Ya, kami melakukan penutu-pan resmi setelah menerima surat dari Dinas Kesehatan Pur-worejo bahwa izin operasional telah habis. Pelayanan rawat jalan tidak boleh dilakukan,” kata Koordinator Humas PKU Muhammadiyah Purworejo Imam Syafruly BW, kemarin (30/8).

Meski tidak memberikan layanan kesehatan, dokter dan karyawan tetap bekerja seperti biasa. Di-harapkan proses perpanjangan izin operasional dapat segera turun dan layanan kesehatan kepada masyarakat bisa normal kembali.

“Pengajuan perpanjangan telah kami tempuh, tapi karena proses birokrasi dan administrasi yang panjang, akhirnya izin perpan-jangan belum dapat selesai hingga izinnya habis,” jelas Imam.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwo-rejo dr Kuswantoro membenar-kan pihaknya telah menerima proses pengajuan perpanjangan izin operasional dari PKU Mu-hammadiyah Purworejo sebelum izin berakhir. Hanya, pihaknya tidak bisa melakukan proses ter-hadap izin itu karena pengajuan-nya tidak memenuhi ketentuan.

“Kami tidak bisa melakukan proses lebih jauh dari izin per-panjangan layanan PKU Muhammadiyah. Dan, terus terang proses izinnya mandeg. Kami menunggu langkah lebih jauh dari sana,” kata Kuswantoro.

Hingga kemarin pihaknya juga belum menerima surat usulan perpanjangan ataupun permo-honan baru terhadap layanan di PKU Muhammadiyah.

“Akan kami proses kalau persyaratan semua sudah lengkap. Tapi ini yang dulu tidak bisa diproses dan sampai saat ini (kemarin, Red) juga belum ada permohonan lagi, baik perpanjangan ataupun usulan baru,” ujarnya.

Kuswantoro mengatakan, ada permasalahan di internal PKU Muhammadiyah yang menghambat langkah perpanjangan izin ataupun permohonan baru. Untuk itu, dia meminta dari PKU mela-kukan konsolidasi internal sebelum mengajukan permohonan baru.

“Kalau nanti sudah lengkap, juga tidak serta merta kami menerbitkan izin. Ada proses yang harus dijalani sesuai Permenkes No 56 Tahun 2014 ten-tang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Kami harus visi-tasi dan sebagainya. Jadi memang agak memakan waktu,” ungkapnya. (udi/laz/ong)