JOGJA – Jelang pendaftaran bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota, Panitia Pengawas (Panwas) Kota Jogja mulai melengkapi struktural. Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) yang bertugas di tingkat kelurahan, mulai 5 September mendatang segera dibentuk.

Ketua Panwas Kota Jogja Agus Muhammad Yasin menjelaskan, rekruitmen PPL berbeda dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Jika pembentukan Panwascam lalu dilakukan Panwas, kini berada di level kecamatan. “Seluruh prosesnya akan dilakukan Panwascam di masing-masing kecamatan,” ujar Yasin kemarin (31/8).

Tahapan pembentukan PPL dilakukan pada 5-25 September 2016. Panwascam melakukan penjaringan calon, menerima berkas, kemudian meneliti administrasi pendaftaran. “Terakhir tes wawancara sebelum penetepan calon terpilih,” katanya.

Pembentukan PPL untuk seluruh kelurahan di Kota Jogja merupakan tahapan sebelum pendaftaran bacawali dan bacawawali. Pendaftaran kandidat ini akan dibuka mulai 21 September mendatang. “Jumlah PPL satu orang untuk kelurahan. Untuk Kota Jogja sendiri dibutuhkan 45 orang PPL,” jelasnya.

Untuk sosok PPL ini, Panwascam tak perlu mencari. Sebab, nama-nama calon PPL itu merupakan usulan nama-nama dari tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda setempat. “Para tokoh ini ditetapkan melalui rapat pleno Panwascam. Usulan paling sedikit dua orang dan diajukan paling lama lima hari kalender setelah tahapan pendaftaran PPL dibuka,” katanya.

Kemudian Panwascam menghubungi calon PPL untuk mendaftarkan diri. Setelah menerima dan memeriksa berkas pendafataran kemudian melakukan tes wawancara untuk menentukan satu orang PPL di setiap desa/kelurahan masing-masing kecamatan.

Bagi masyarakat yang berminat untuk menjadi PPL terkait syarat dan formulir pendaftaran bisa menghubungi Panwascam di masing-masing kecamatan se Kota Jogja. (eri/laz/ong)